Page 3 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 3
Judul Menaker Segera Terbitkan Aturan WFO Sektor Esensial
Nama Media bisnis.com
Newstrend PPKM Darurat
Halaman/URL https://ekonomi.bisnis.com/read/20210715/12/1417944/menaker-
segera-terbitkan-aturan-wfo-sektor-esensial
Jurnalis Iim Fathimah Timorria
Tanggal 2021-07-15 07:32:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan akan menerbitkan panduan dan pedoman pelaksanaan lapangan
untuk sektor esensial yang diperkenankan beroperasi dengan kapasitas pekerja 50 persen pada
masa PPKM Darurat. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah secara khusus meminta perusahaan
di sektor esensial untuk memperketat jam kerja pekerja demi menekan penyebaran Covid-19.
MENAKER SEGERA TERBITKAN ATURAN WFO SEKTOR ESENSIAL
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan akan menerbitkan panduan dan pedoman pelaksanaan
lapangan untuk sektor esensial yang diperkenankan beroperasi dengan kapasitas pekerja 50
persen pada masa PPKM Darurat.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah secara khusus meminta perusahaan di sektor esensial
untuk memperketat jam kerja pekerja demi menekan penyebaran Covid-19.
"Menanggapi situasi dunia usaha dalam masa PPKM Darurat ini, maka dibutuhkan penyesuaian
terkait jumlah pekerja di perusahaan, pelaksanaan prokes di tempat kerja, penyesuaian waktu
kerja, dan dampaknya terhadap hak-hak pekerja," Ida dalam siaran pers yang dikutip Kamis
(15/7/2021).
Ida mengatakan pelaksanaan PPKM Darurat telah diatur melalui Inmendagri No.18/2021 tentang
Perubahan Atas Inmendagri No.15 Tahun 2021.
Melalui Inmendagri tersebut, sektor esensial menjadi salah satu sektor yang diizinkan untuk
bekerja dari kantor (WFO) hingga mencapai 50 persen. Meski begitu, perusahaan di sektor
esensial diharapkan tetap memperketat waktu kerja guna memaksimalkan PPKM Darurat.
"Sepanjang dipastikan telah memenuhi kriteria dalam Inmendagri, maka perusahaan di sektor
esensial dapat membuat opsi-opsi untuk memaksimalkan proses produksi," jelas Ida.
Opsi tersebut di antaranya adalah pekerja/buruh hanya bekerja selama 15 hari dalam satu bulan.
Artinya, 15 hari untuk bekerja dari kantor dan 15 hari sisanya untuk bekerja dari rumah (WFH),
2

