Page 163 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 OKTOBER 2020
P. 163
Judul Sebanyak 2,4 Juta Pekerja Tak Bisa Terima BSU
Nama Media suaramerdeka.com
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://www.suaramerdeka.com/news/nasional/242240-sebanyak-24-
juta-pekerja-tak-bisa-terima-bsu
Jurnalis Wahyu Atmadji
Tanggal 2020-10-01 17:51:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Berdasarkan pantaun kami BSU ini bisa meningkatkan daya
beli pekerja antara 0,4 - 0,7 persen. Penerima kami himbau agar membeli produk UMKM dalam
rangka mendukung ekonomi nasional
positive - Agus Susanto (Dirut Badan Pelaksana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) Jadi total data
peserta yang lolos validasi dan sesuai dengan kriteria Permenaker diserahkan berjumlah total
12.418.588 data pekerja
positive - Agus Susanto (Dirut Badan Pelaksana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) Ini menjadi
tugas besar BPJAMSOSTEK bersama seluruh pekerja dan stakeholders karena upah yang
dilaporkan menjadi acuan perhitungan manfaat yang akan diterima nantinya
Ringkasan
Target penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada 15,7 pekerja berupah di bawah Rp 5
juta ternyata hanya 14,8 pekerja yang mengajukan. Dari jumlah itu yang memenuhi syarat 14,8
juta pekerja. Namun penyerahan gelombang terakhir ada 2,4 juta pekerja yang tak bisa
menerima bantuan tersebut karena berbagai sebab.
SEBANYAK 2,4 JUTA PEKERJA TAK BISA TERIMA BSU
JAKARTA - Target penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada 15,7 pekerja berupah di
bawah Rp 5 juta ternyata hanya 14,8 pekerja yang mengajukan. Dari jumlah itu yang memenuhi
syarat 14,8 juta pekerja. Namun penyerahan gelombang terakhir ada 2,4 juta pekerja yang tak
bisa menerima bantuan tersebut karena berbagai sebab.
Dirut Badan Pelaksana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) , Agus Susanto,
melalui Webinar, Kamis, mengatakan mereka yang gagal menerima BSU di antaranya karena
adanya duplikasi rekening. Upah di atas Rp 5 juta, rekening dibekukan/pasif, tidak sesuai dengan
NIK, tidak terdaftar sebagai peserta program BPJSMSOSTEK.
162

