Page 704 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 704
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para pekerja atau buruh untuk mendapatkan
bantuan insentif upah dari pemerintah sebesar Rp 600.000 per bulan.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan s yarat tersebut, di antaranya Warga Negara
Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan NIK.
SKEMA SUBSIDI KARYAWAN SWASTA DAPAT RP 600 RIBU DENGAN GAJI DI
BAWAH RP 5 JUTA, INI SYARATNYA
Inilah skema subsidi karyawan swasta mendapatkan bantuan Rp 600 ribu dengan gaji di bawah
Rp 5 juta.
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para pekerja atau buruh untuk mendapatkan
bantuan insentif upah dari pemerintah sebesar Rp 600.000 per bulan.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan s yarat tersebut, di antaranya Warga Negara
Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan NIK.
Kemudian, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif.
Dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan dan peserta yang membayar iuran.
Besaran iuran dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang dilaporkan kepada
BPJS Ketenagakerjaan.
"Persyaratan lainnya, ialah pekerja atau buruh penerima upah, pekerja atau buruh yang bekerja
pada pemberi kerja selain pada induk perusahaan BUMN, lembaga negara, instansi pemerintah,
kecuali nonASN, memiliki rekening bank yang aktif, tidak termasuk dalam peserta penerima
manfaat program Kartu Prakerja, dan peserta yang membayar iuran sampai dengan bulan Juni
2020," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (10/8/2020).
Ida menambahkan, bank penyalur merupakan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang
langsung menyalurkan dana subsidi upah kepada rekening penerima bantuan pemerintah.
Mekanismenya, penyaluran bantuan subsidi upah ini diberikan kepada pekerja atau buruh
sebesar Rp 600.000 per bulan.
Di mana penyaluran berlangsung selama empat bulan (Rp 2,4 juta) yang akan diberikan setiap
dua bulan sekali.
Artinya, satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp 1,2 juta.
Data calon penerima bantuan ini bersumber dari data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang
telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara Menteri BUMN, Erick Thohir menyebutkan tujuan pemerintah menggelontorkan
bantuan adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,
sebagaimana dilansir Kompas.com .
Cara mendapatkan bantuan dana: Dilansir Kompas.com , setiap karyawan yang terdampak
covid-19 akan akan mendapat bantuan Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan, mulai bulan
September 2020.
703

