Page 768 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 768

Porsi konsumsi rumah tangga merupakan yang terbesar dalam pembentukkan Produk Domestik
              Bruto (PDB), yakni mencapai 57 persen. Maka itu, stimulus untuk memulihkan konsumsi rumah
              tangga sangat penting agar roda-roda perekonomian menggeliat kembali.

              "Kita berharap dengan adanya program subsidi upah terutama buat pekerja formal, buruh, maka
              akan menaikkan pendapatan, daya beli, sehingga akan membantu konsumsi dan pemulihan di
              kuartal III," paparSusiwijono, dikutip  Antara  .

              Pemerintah  pada  pekan  kemarin  telah  mengumumkan  skema  bantuan  sosial  terbaru,  yakni
              program  subsidi  upah  untuk  pekerja  formal  guna  melindungi,  mempertahankan  dan
              meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja selama masa pandemi COVID-19.

              Pada  Senin,  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengumumkan  pemerintah  menaikkan
              jumlah penerima manfaat subsidi gaji dari 13,8 juta pekerja menjadi 15,7 pekerja dengan total
              anggaran Rp37,7 triliun.

              Kriteria  penerima  manfaat  bantuan  subsidi  gaji  ini  adalah  warga  negara  Indonesia  yang
              dibuktikan dengan nomor induk kependudukan, anggota BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan
              dengan kartu kepesertaan, dan peserta membayar iuran dihitung berdasarkan upah di bawah
              Rp5 juta sesuai yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

              Selain itu calon peserta harus memiliki rekening bank aktif dan tidak termasuk peserta penerima
              manfaat kartu prakerja, serta membayar iuran hingga Juni 2020.

              "Nantinya penyaluran subsidi upah dilakukan dengan memindahbukukan dari bank penyalur ke
              rekening penerima bantuan melalui bank-bank BUMN yang terhimpun di Himpunan Bank-Bank
              Negara," kata Ida.

              Adapun  data  calon  penerima  bantuan  diperoleh  BPJS  Ketenagakerjaan,  dan  pihak  BPJS
              Ketenagakerjaan bertanggungjawab atas kebenaran data.

              Bantuan subsidi upah ini diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp600 ribu per bulan
              selama empat bulan sehingga total menjadi Rp2,4 juta. Pencairan bantuan dilakukan dalam dua
              tahap dan disalurkan setiap dua bulan sekali.

              Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN), Budi Gunadi Sadikin
              menjelaskan,  bantuan  subsidi  upah  melengkapi  semua  bantuan  sosial  yang  sudah  diberikan
              pemerintah yakni bantuan Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Bantuan Langsung Tunai
              (BLT), BLT Dana Desa dan bantuan Kartu Pra-Kerja bagi karyawan yang terkena Pemutusan
              Hubungan Kerja. (Der).
























                                                           767
   763   764   765   766   767   768   769   770   771   772   773