Page 152 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 152
sebaran Covid-19 di kalangan pekerja atau buruh terus dilakukan Pemprov Jatim bersama
dengan pengusaha dan serikat pekerja atau serikat buruh.
Kerja sama dengan pengusaha, antara lain, berupa penerapan protokol kesehatan yang ketat di
lingkungan tempat kerja untuk meminimalkan penularan. Pengawasan penerapan prokes ini
dilakukan secara terus-menerus oleh Disnakertrans Jatim bekerja sama dengan pemerintah
daerah setempat.
Selain itu, upaya mengendalikan sebaran penyakit di kalangan pekerja juga ditempuh dengan
mengakselerasi vaksinasi Covid-19, baik melalui program vaksin gotong royong yang dikoordinasi
oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) maupun program bantuan vaksinasi gratis. Tujuannya
mempercepat terbentuknya kekebalan komunitas di lingkungan pekerja dan industri.
Himawan mengatakan, Pemprov Jatim telah mengalokasikan ribuan dosis vaksin untuk
membantu vaksinasi pekerja. Program vaksinasi gratis untuk pekerja terus berjalan setiap pekan.
Hingga saat ini terdapat 43.000 pekerja atau buruh yang mengajukan permohonan mendapatkan
bantuan vaksinasi Covid-19.
Mengutip laman disnakertrans.jatimprov.go.id, berdasarkan hasil pendataan sementara terhadap
anggota serikat buruh dan pekerja, yang belum mendapat vaksin Covid-19 tercatat sebanyak
26.117 orang. Mereka tersebar di delapan kabupaten/kota di Jatim.
Dalam pelaksanaan vaksinasi gratis ini, Disnakertrans Jatim bekerja sama dengan serikat pekerja
atau serikat buruh agar program vaksinasi ini tepat sasaran. Meski demikian, pihaknya juga
mendapat bantuan dari kalangan pengusaha yang memfasilitasi lokasi vaksin.
”Semua pihak yang terlibat dalam sektor ketenagakerjaan, baik itu pemerintah, pengusaha,
maupun pekerja, harus bersinergi dan bersama-sama mencari solusi dalam menangani pandemi
beserta dampaknya,” kata Himawan.
Salah satu program vaksinasi gratis untuk buruh digelar akhir Juli lalu di Sidoarjo. Target
vaksinasi yang ditetapkan saat itu 10.000 pekerja untuk penyuntikan dosis pertama. Acara yang
berlangsung di PT Integra Indocabinet Tbk itu berjalan lancar dan tertib serta mendapat
dukungan dari pekerja dan pengusaha.
Di sisi lain, lonjakan kasus Covid-19, yang salah satunya dipicu oleh varian Delta, mendorong
pemerintah menerapkan PPKM darurat sejak 3 Juli. Kebijakan ini berimplikasi pada kinerja dunia
usaha atau sektor industri, terutama sektor ketenagakerjaan di Jatim.
Semua pihak yang terlibat dalam sektor ketenagakerjaan, baik itu pemerintah, pengusaha,
maupun pekerja, harus bersinergi dan bersama-sama mencari solusi dalam menangani pandemi
beserta dampaknya.
Berdasarkan data Disnakertrans Jatim, terdapat 847 perusahaan yang melaporkan terdampak
PPKM darurat. Jumlah total pekerja di perusahaan tersebut 309.946 orang. Ratusan perusahaan
tersebut berada di sektor kritis, esensial, dan nonesensial.
Dari 847 perusahaan, yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak empat
perusahaan dengan jumlah pekerja 107 orang. Selain itu, terdapat 80 perusahaan yang
merumahkan karyawan dengan tetap diberikan upah ataupun tanpa upah. Jumlah pekerja yang
dirumahkan sebanyak 7.167 orang.
Bicara soal industri, Kabupaten Sidoarjo merupakan sentra terbesar di Jatim. Wakil Bupati
Sidoarjo Subandi melaporkan, selama pandemi, angka pengangguran terbuka naik hampir tiga
kali lipat. Selain itu, lebih dari 99 perusahaan yang terdampak sehingga melakukan PHK atau
merumahkan karyawannya.
151

