Page 154 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 154
Judul Langgar Protokol Kesehatan, 300 Izin Operasi Pabrik Dicabut!
Nama Media detik.com
Newstrend PPKM Level 4
Halaman/URL https://finance.detik.com/industri/5671186/langgar-protokol-
kesehatan-300-izin-operasi-pabrik-dicabut
Jurnalis Trio Hamdani
Tanggal 2021-08-05 18:14:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Agus Gumiwang Kartasasmita (Menteri Perindustrian) Kami sudah mencabut 300
IOMKI bagi perusahaan-perusahaan yang tidak sesuai dan atau tidak menegakkan protokol
kesehatan di lingkungan industrinya masing-masing
positive - Agus Gumiwang Kartasasmita (Menteri Perindustrian) Bapak Presiden memerintahkan
kepada kami agar industri tetap bisa berproduksi dengan tetap menegakkan atau
mengedepankan protokol kesehatan, maka kami terbitkan kebijakan yang disebut dengan IOMKI
negative - Luhut Binsar Pandjaitan (Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi) Industri
yang tidak memenuhi ketentuan kami akan peringatkan, kalau tidak kami akan beri sanksi
mereka berhenti berproduksi
Ringkasan
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mencabut 300 Izin Operasional dan Mobilitas
Kegiatan Industri (IOMKI). Angka tersebut tercatat per 2 Agustus 2021. Izin yang dicabut karena
perusahaan melanggar protokol kesehatan terkait pandemi COVID-19. "Kami sudah mencabut
300 IOMKI bagi perusahaan-perusahaan yang tidak sesuai dan atau tidak menegakkan protokol
kesehatan di lingkungan industrinya masing-masing," kata Menteri Perindustrian (Menperin)
Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers virtual, Kamis (5/8/2021).
LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN, 300 IZIN OPERASI PABRIK DICABUT!
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mencabut 300 Izin Operasional dan Mobilitas
Kegiatan Industri (IOMKI). Angka tersebut tercatat per 2 Agustus 2021. Izin yang dicabut karena
perusahaan melanggar protokol kesehatan terkait pandemi COVID-19.
"Kami sudah mencabut 300 IOMKI bagi perusahaan-perusahaan yang tidak sesuai dan atau tidak
menegakkan protokol kesehatan di lingkungan industrinya masing-masing," kata Menteri
153

