Page 158 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 158
Sebab menurutnya, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap produktivitas kerja dan dapat
berdampak pada kelangsungan usaha.
Imbauan itu disampaikan Ida saat menyampaikan sambutan dalam dialog dengan Pengurus
SP/SB se-Kabupaten Gresik dengan tema 'Menghapuskan Pelecehan Seksual dan Diskriminasi di
Tempat Kerja' yang berlangsung di PT Smelting Gresik, Jawa Timur, Kamis (5/8).
"Oleh karena itu, perlu adanya kepedulian bersama demi mewujudkan kenyamanan bekerja
melalui pencegahan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja," kata Ida.
Ida menjelaskan, untuk meningkatkan perlindungan bagi pekerja perempuan, khususnya terkait
pencegahan kekerasan,, dan diskriminasi di tempat kerja, pihaknya telah melakukan sejumlah
upaya.
Di antaranya bimbingan teknis kepada manajemen perusahaan dan SP/SB, membangun
komitmen perusahaan melalui Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB),
serta integrasi dan koordinasi lintas sektoral dalam penegakan hukum.
Selain itu, pihaknya juga akan menyediakan aturan yang lebih spesifik terhadap penghapusan
kekerasan dan pelecehan seksual di tempat kerja, serta perbaikan regulasi di bidang
ketenagakerjaan, di antaranya melalui UU Cipta Kerja.
"Namun begitu, sinergitas, komitmen, dan upaya konkrit tidak hanya dari pemerintah melainkan
juga dari stakeholder terkait," jelasnya.
Ida menambahkan, di masa pandemi COVID-19, pekerja perempuan juga mengalami beban
tambahan. Pertama, penurunan atau hilangnya pendapatan. Kedua, budaya pengurusan rumah
tangga masih dibebankan kepada perempuan.
Ketiga, pengurusan rumah tangga yang masih dibebankan kepada perempuan turut menambah
beban pekerja perempuan saat Work From Home (WFH). Keempat, kegiatan School From Home
(SFH) yang juga memberi tugas kepada perempuan untuk mendampingi anaknya saat belajar di
rumah.
"Jadi kita harus ingat, dalam setiap situasi krisis, kelompok yang paling rentan mengalami
kesenjangan, diskriminasi, dan kekerasan, adalah kelompok marjinal di mana pekerja
perempuan termasuk di dalamnya," jelasnya.
Turut hadir dalam acara ini, Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker, Haiyani Rumondang; Dirjen
PHI dan Jamsos Kemenaker, Indah Anggoro Putri; Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani beserta
jajaran; dan Presiden Direktur PT Smelting.
157

