Page 186 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 186

Ringkasan

              Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini memastikan pemerintah melalui Kementerian Sosial
              (Kemensos),  menempuh  rangkaian  langkah  sistematis  dalam  pemulangan  Pekerja  Migran
              Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Malaysia. Sebanyak 276 dari 7.200 orang telah dipulangkan
              dalam dua gelombang, yakni 145 orang pada 24 Juni 2021 dan 131 orang pada 27 Juni 2021.
              Risma  menyatakan  Kemensos  akan  memastikan  kepulangan  mereka  mengikuti  protokol
              kesehatan ketat. Termasuk melakukan PCR pada saat kedatangan dan sebelum pemulangan
              ketika masa karantina 5 hari di Wisma Pademangan, Jakarta.


              KEMENSOS SIAPKAN ASESMEN LENGKAP, FASILITASI PEMULANGAN PMI DARI
              MALAYSIA

              Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini memastikan pemerintah melalui Kementerian Sosial
              (Kemensos),  menempuh  rangkaian  langkah  sistematis  dalam  pemulangan  Pekerja  Migran
              Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Malaysia. Sebanyak 276 dari 7.200 orang telah dipulangkan
              dalam dua gelombang, yakni 145 orang pada 24 Juni 2021 dan 131 orang pada 27 Juni 2021.

              Risma  menyatakan  Kemensos  akan  memastikan  kepulangan  mereka  mengikuti  protokol
              kesehatan ketat. Termasuk melakukan PCR pada saat kedatangan dan sebelum pemulangan
              ketika masa karantina 5 hari di Wisma Pademangan, Jakarta.

              “Kami juga melakukan asesmen awal untuk memetakan masalah dan kebutuhan serta mata
              pencaharian PMIB selama di Malaysia maupun keinginan bekerja di Indonesia,” katanya, Jumat
              (2/7).


              Di Malaysia, para PMI menjalani berbagai profesi. Mulai dari buruh bangunan, pekerja pabrik,
              peternak bebek, pekerja di perkebunan, petugas reboisasi hutan, peternak ayam, dan asisten
              rumah tangga (ART). Namun ada pun yang belum bekerja sama sekali.

              “Kemensos juga memberikan akses kepada mereka untuk melakukan proses perekaman data
              kependudukan  oleh  Ditjen  Dukcapil.  Jika  diperlukan  tempat  transit,  tersedia  di  Rumah
              Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Bambu Apus dan Balai Mulya Jaya sebelum pulang ke
              daerah masing masing,” tambah Risma.

              Dalam kesempatan terpisah, Dirjen Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat yakin upaya ini merupakan
              wujud sinergi antara Kemensos melalui Balai Rehabilitasi Sosial dan RPTC dengan Kemenko PMK,
              Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kementerian Kesehatan, Ditjen Dukcapil,
              serta instansi pemerintah daerah.

              “Ini bukti bahwa sinergi semua pihak berjalan baik. Komunikasi dan langkah aksi dari masing-
              masing pihak saling menguatkan satu sama lain,” ucap Harry.

              Sesuai arahan Mensos, 41 balai rehabilitasi sosial milik Kemensos di seluruh Indonesia yang telah
              multifungsi siap membantu proses pemulangan, rehabilitasi sosial hingga pemberdayaan PMIB
              bersama Dinas Naker dan Dinas Perindustrian setempat.

              “Intinya bagaimana PMIB bisa kembali ke keluarga. Ini upaya banyak pihak agar mereka bisa
              kembali dan diterima oleh keluarga. Kita juga perlu memberikan pengertian kepada keluarga
              bahwa pemulangan ini adalah pilihan terbaik,” lanjutnya.
              Reintegrasi Sosial dari Kemensos Terhadap PMI

              Upaya reintegrasi sosial yang dilakukan Mensos adalah melakukan asesmen komprehensif oleh
              pekerja sosial balai maupun Dinas Sosial, melakukan tracing bagi yang terkendala serah terima
                                                           185
   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191