Page 240 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 240

MAL TUTUP TOTAL IMBAS PPKM DARURAT, BEGINI NASIB KARYAWANNYA

              Pusat perbelanjaan, mal, pusat perdagangan akan ditutup selama pemberlakuan PPKM Darurat
              mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 di Jawa dan Bali. Imbas PPKM Darurat tersebut maka banyak
              pengusaha tenant di dalam mal merumahkan para karyawannya hingga Pemutusan Hubungan
              Kerja (PHK).

              "Hal ini yang sebenarnya membuat kami sangat prihatin pada situasi semua masyarakat harus
              dapat meningkatkan dan menjaga kesehatan pribadi dan keluarganya sehingga membutuhkan
              penghasilan untuk dapat bertahan. Mal adalah industri padat karya. Dengan banyaknya batasan
              untuk pusat belanja, tentunya daya serap tenaga kerja juga semakin minim," ujar Ketua Asosiasi
              Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat.

              Ellen  melanjutkan,  dengan  ditutupnya  pusat  pusat  perbelanjaan  dan  mal  maka  ada  biaya
              operasional  yang  harus  ditanggung  mengingat  masih  ada  10%-18%  tenant  yang  diizinkan
              beroperasi. Menurut dia, pusat belanja dirancang dengan AC sentral dan memakai Chiller yang
              berkapasitas besar, sehingga memang sangat tidak efisien dari segi biaya operasional karena
              umumnya letak tenant F&B misalnya tidak pada 1 lantai.

              "Kami  juga  terpaksa  harus  beroperasional  sebagian  sesuai  peraturan yang  sudah  diterbitkan
              tersebut untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang masih membutuhkan produk
              esensial  dan  kebutuhan  sehari-hari,  sehingga  kebutuhan  masyarakat  masih  dapat  dipenuhi,"
              jelasnya.

              Dia  menjelaskan  bahwa  supermarket, pasar  tradisional,  toko  kelontong,  dan  pasar  swalayan
              yang  menjual  kebutuhan  sehari-hari  dibatasi  jam  operasional  sampai  pukul  20.00  waktu
              setempat  dengan  kapasitas  pengunjung  50%.  Ia  pun  membeberkan  sebelum  24  Juni  2021,
              traffic  pengunjung  di  pusat  belanja  rata-rata  mencapai  44%  dari  kondisi  normal  sebelum
              terjadinya pandemi Covid-19. Namun mulai tanggal 24 Juni 2021 hingga 1 Juli 2021, traffic di
              pusat belanja turun sekitar 40% dari 44%, sehingga traffic tersisa sekitar rata-rata 26%-28%.

              "Sebagaimana  diketahui  bahwa  umumnya  di  pusat  belanja  kategori/tenant  yang  diizinkan
              beroperasional pada periode PPKM Darurat hanya berjumlah sekitar 10%-18% dari keseluruhan
              tenant yang dimiliki oleh sebuah pusat belanja. Maka prediksi kami traffic pengunjung tentu akan
              sangat landai," ujarnya.































                                                           239
   235   236   237   238   239   240   241   242   243   244   245