Page 235 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 235

Kerja, Menko Perekonomian, dan Menteri Perindustrian untuk memastikan pemberlakuan PPKM
              Darurat tak memunculkan ledakan PHK "Harus disadari, tidak hanya dampak kesehatan yang
              kita  hadapi.  Tetapi  juga  akibat  negatifnya  bisa  berdampak  pada  ekonomi,"  kata  Said  dalam
              keterangan tertulisnya, Kamis (1/7).

              Dia  mengingatkan,  di  saat  awal  terjadinya  pandemi,  banyak  buruh  yang  dirumahkan  dan
              kemudian  kehilangan  pekerjaan.  Akibatnya,  daya  beli  buruh  turun,  yang  berdampak  pada
              menurunnya konsumsi. Menurunnya konsumsi akan berakibat pada pertumbuhan ekonomi yang
              negatif. Jika ini terjadi, resesi akan semakin panjang.

              "Kami meminta bantuan subsidi upah dilanjukan kembali. Bagi perusahaan yang mampu, harus
              membayar upah secara penuh dan tidak dipotong. Kalau kemudian terjadi PHK, kami meminta
              pengusaha  membayar  pesangon  tidak  menggunakan  omnibus  law  UU  Cipta  Kerja,  tetapi
              menggunakan aturan lama seperti yang diatur dalam PKB atau UU No 13 Tahun 2003," ujarnya.

              Said menilai, bukan tidak mungkin PPKM darurat ini akan berdampak PHK besar-besar seperti
              kasus Giant. Terutama terhadap perusahaan retail, logistik, perhotelan, transportasi, makanan,
              tekstil, komponen elektronik, hingga komponen otomotif.

              Dia  menegaskan,  omnibus  law  bukan  jawaban  terhadap  ancaman  ledakan  PHK  di  tengah
              pandemi yang kian meningkat. Karena itu, pihaknya meminta agar omnibus law UU Cipta Kerja
              segera dicabut.

              "Kami  bersama  pemerintah  siap  berjibaku  untuk  menurunkan  Covid-19  mendukung  langkah
              pemerintah  memberlakukan  PPKB  darurat  dengan  mempertimbangkan  efek  kesehatan  dan
              ekonomi," ucapnya.

              Selain itu, diterapkannya kebijakan PPKM Darurat, Said meminta dan mengimbau kepada buruh
              di  seluruh  Indonesia  untuk  mengikuti  protokol  kesehatan  dan  mengikuti  arahan  pemerintah
              selama pemberlakukan PPKM. Dalam kaitan dengan itu, pengusaha harus menyediakan segala
              fasilitas terkait protokol kesehatan.

              "Perusahaan harus menyediakan masker, hand sanitizer, tempat cuci tangan, dan pemberlakuan
              jarak agar tidak terlalu mendekat saat berlangsungnya proses produksi, makan siang, tempat
              ibadah di lingkungan perusahaan dan tempat parkir," ungkapnya.
































                                                           234
   230   231   232   233   234   235   236   237   238   239   240