Page 127 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 127
Wahyu menuturkan anjuran tersebut disampaikan menyusul pandemi Covid-19 masih belum
usai.
Bila menilik data Covid-19 Solo, total kasus pasien positif Covid-19 sebanyak 10.488 per 29 April
2021. Ada peningkatan 26 kasus dibading hari sebelumnya.
Rinciannya, 9.711 pulang/sembuh, 198 isolasi mandiri, 62 perawatan, dan 517 meninggal dunia.
"(Anjuran tidak turun ke jalan) karena masih pandemi Covid-19, kami menghargai anjuran
pemerintah untuk menahan diri dulu," tuturnya.
Meski tidak bisa turun ke jalan, Wahyu berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membuka pintu
untuk audiensi dengan perwakilan serikat buruh.
Apalagi, Gibran memiliki latar belakang pengusaha yang diharapkan paham terkait kondisi dunia
usaha dan perburuhan, khususnya di Kota Solo.
"Gibran (berharap bisa) bertemu dengan para stake holder buruh kemudian berbicara dengan
beliau mendengar keluh kesah," ucap dia.
"Bertemu menyampaikan kondisi perburuhan di Kota Solo sehingga ada keberimbangan
wacana," tambahnya.
Apalagi, masih ada segelintir pekerjaan rumah yang harus diperhatikan Gibran saat menjabat.
Upah menjadi satu diantaranya.
"Kemudian soal kesejahteraan buruh non formal di lapangan, bagaimana kesejahteraan teman-
teman Pak Ogah (pengatur lalu lintas) di jalanan," ucap Wahyu.
"Di Semarang sudah ada paguyuban Pak Ogah, mau tidak mau kalau dilihat Pak Ogah sudah
menjadi sebuah profesi penting," imbuhnya.
Gibran Soal Buruh Pembubaran kerumunan bakal dilakukan apabila ada massa yang
memperingati May Day atau Hari Buruh, Sabtu (1/5/2021).
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka seusai menghadiri acara
penyerahan bantuan pot dari Rotary Solo.
"Tidak ada demo. Bila ada nanti dibubarkan, itu kalau tidak ada izinnya," kata Gibran, Jumat
(30/4/2021).
Apalagi, pandemi Covid-19 belum selesai dan masih ada tambahan kasus beberapa hari terakhir.
Gibran memastikan Solo dalam kondisi aman saat peringatan Hari Buruh yang jatuh esok hari.
"Tidak ada demo, Solo adem - adem saja," ucap dia.
"Aman-aman saja," imbuhnya.
Gibran berharap para pengusaha Solo memenuhi hak-hak buruh, termasuk pemberian tunjangan
hari raya (THR) Idul Fitri.
"InsyaAllah tertib pengusahanya," kata dia.
"Bila ada masalah THR dari dinas sudah buka kanal aduan bila ada perusahaan yang tidak mau
bayar THR," tambahnya.
(*).
126

