Page 129 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 129

Sementara, bagi buruh dengan masa kerja 1 bulan secara terus menerus namun kurang dari 12
              bulan, THR diberikan secara proporsional. Yakni, sesuai dengan perhitungan masa kerja dibagi
              12 bulan kemudian dikali satu bulan upah.

              Adapun bagi buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian yang telah mempunyai
              masa kerja 12 bulan atau lebih, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima
              selama 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

              "THR keagamaan tahun ini wajib dibayar penuh dan tepat waktu oleh pelaku usaha. Kondisi saat
              ini berbeda pada 2020 lalu saat pemerintah memberikan kelonggaran kepada para pengusaha
              untuk memberikan THR secara bertahap," jelasnya.

              Ia  pun  menyayangkan  pihak  manajemen  tidak  melakukan  musyawarah  dengan  para
              buruh/pekerja terlebih dahulu terkait rencana besaran pemberian THR.

              Sementara,  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  Provinsi  Jawa  Tengah,  Sakina
              Rosellasari  menuturkan,  sudah  ada  penyelesaian  antara  pihak  buruh  dan  pengusaha  yang
              dimediasi pemerintah.

              "Ada  musyawarah  yang  dilakukan.  Pengusaha  sepakat  memberikan  THR  sesuai  ketentuan
              pemerintah," kata Sakina saat pantauan proses pemberiaan THR di beberapa perusahaan di
              Kawasan Industri Candi Kota Semarang dan Kawasan Ekonomi Khusus Kendal.

              Perjanjian  tertulis  yang  disaksikan  pemerintah  disepakati  sejumlah  poin.  Antara  lain  pihak
              perusahaan  bersedia  membayarkan  THR  kepada  sekitar  899  karyawan  sesuai  dengan  SE
              Menaker.

              Sementara, ada sekitar 97 karyawan tetap menerima THR dengan nilai Rp 50.000 karena masa
              kerja kurang dari satu bulan dan itu sudah sesuai dengan kebijakan perusahaan.
              "Perusahaan  akan  membayarkan  THR  kepada  karyawan  paling  lambat  7  Mei  2021.  Setelah
              disepakati dengan perjanjian bersama, segala macam terkait perselisihan hak pekerja dinyatakan
              selesai," imbuhnya.

              Setidaknya ada 1.800 orang pekerja yang menggantungkan hidup di pabrik tersebut. Sehingga
              THR di saat pandemi Covid-19 tahun ini sangat berarti bagi mereka.

              Pun dengan THR, maka diharapkan dapat menstimulasi konsumsi masyarakat sehingga memacu
              pertumbuhan dan pemulihan ekonomi dampak dari pandemi.

              (mam).























                                                           128
   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134