Page 159 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 159
Judul Hingga Idul Fitri 2021, BP Jamsostek Jabar Siapkan Beasiswa Senilai
Rp174 Juta bagi Ribuan Ahli Waris
Nama Media pikiran-rakyat.com
Newstrend Beasiswa Pendidikan Anak Peserta JKK JKM
Halaman/URL https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-011877568/hingga-idul-
fitri-2021-bp-jamsostek-jabar-siapkan-beasiswa-senilai-rp174-juta-bagi-
ribuan-ahli-waris
Jurnalis Tommi Andryandy
Tanggal 2021-05-06 13:51:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ( BP Jamsostek ) bakal menyerahkan
1.711 beasiswa bagi anak dari ahli waris yang terdaftar sebagai peserta di Jawa Barat . Beasiswa
itu dapat digunakan untuk biaya sekolah mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.
HINGGA IDUL FITRI 2021, BP JAMSOSTEK JABAR SIAPKAN BEASISWA SENILAI
RP174 JUTA BAGI RIBUAN AHLI WARIS
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ( BP Jamsostek ) bakal menyerahkan
1.711 beasiswa bagi anak dari ahli waris yang terdaftar sebagai peserta di Jawa Barat .
Beasiswa itu dapat digunakan untuk biaya sekolah mulai dari taman kanak-kanak hingga
perguruan tinggi.
"Jadi dapat digunakan untuk sekolah sampai menyelesaikan pendidikan S1. Di Jawa Barat,
sampai 1 Syawal nanti kami akan menyerahkan 1.711 beasiswa," kata Deputi Direktur Wilayah
Jawa Barat BP Jamsostek, Dodo Suharto saat menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada
puluhan anak di Gedung Wibawamukti, Kabupaten Bekasi, Kamis, 6 Mei 2021.
Dodo mengatakan, beasiswa itu diberikan kepada dua orang anak dari peserta yang meninggal
dunia, baik saat bekerja ataupun tidak.
Beasiswa akan diberikan dengan total nilai Rp174 juta untuk dua orang anak.
"Setiap peserta yang meninggal dunia pada saat bekerja atau meninggal biasa tetapi dalam
kepesertaan minimal tiga tahun, maka dua orang anaknya akan memperoleh beasiswa dari BPJS
Ketenagakerjaan sampai menyelesaikan pendidikan S1," kata dia.
Dodo mengatakan, nilai beasiswa yang diberikan itu mengalami peningkatan yang sangat
signifikan. Peningkatan itu terjadi setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Tenaga Kerja nomor
158

