Page 117 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MEI 2021
P. 117

Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Andi Sunrah Djaya menjelaskan,
              dari 25 aduan tersebut, 14 diantaranya telah dimediasi. Hanya saja mediasi belum sampai ke
              tahap penyelesaian pembayaran THR para pekerja.

              Sebagai  mediator,  Disnaker  Kota  Makassar  bertanggungjawab  untuk  mempertemukan
              pengusaha dan pekerja untuk mencari jalan agar hak pekerja didapatkan. Jika tidak berhasil
              maka dilimpahkan ke Disnaker Sulsel untuk dibuatkan rekomendasi ke perusahaan.

              Apabila  masih  juga  tidak  dibayarkan,  maka  Disnaker  punya  kewajiban  menyelesaikannya  di
              pengadilan.

              "Hari Senin Insyaallah saya kirim ke sana (Disnaker Sulsel), kan tujuh hari setelah Lebaran baru
              kita  tutup  pengaduan.  Tujuh  hari  sebelumnya  kita  buka  kemarin,  begitu,"  ujarnya,  Minggu
              (23/5).

              Dijelaskannya,  sebelum  ke  meja  hijau,  pengusaha  masih  dapat  beritikad  baik  untuk  segera
              menyelesaikan pembayaran THR pekerja.

              "Jadi masih punya waktu, sampai terbit rekomendasi juga dari pengawas untuk membayarkan
              juga masih bisa. Tapi kalau tidak juga, konsekuensinya pasti jadi kasus perdata di pengadilan,"
              jelasnya.

              Sementara  itu,  Kepala  Dinas  Ketenagakerjaan  Kota  Makassar,  Andi  Irwan  Bangsawan
              menjelaskan,  di  antara  semua  aduan  yang  diterima  pihaknya,  hampir  semua  perusahaan
              berasalan tidak mampu membayar THR lantaran pandemi Covid-19.

              "Di  sinilah  persoalannya  semua  masih  menganggap  situasi  pandemi  masih  berlaku  sehingga
              dijadikan alasan tidak bayar THR pekerja," kata Andi Irwan.

              Bahkan masih banyak perusahaan yang gaji pokok karyawannya tersendat. Kendati demikian,
              perusahaan tetap diwajibkan membayarkan gaji bahkan THR para pekerja. Hal ini sebagaimana
              surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan.

              "Meskipun  masih  terdampak  Covid-19,  edaran  (Kemenaker)  mengatakan  apabila  masih
              terdampak  dapat  mencicil  maksimal  paling  lambat  1  hari  sebelum  hari  H  (Lebaran)jelasnya.
              Menurut Irwan, kebanyakan perusahaan yang tidak membayar THR pegawainya didominasi dari
              sektor perhotelan.

              Berdasarkan  Surat  Edaran  (SE)  Nomor  M/6/HK.04/  IV/2021  tentang  Pelaksanaan  Pemberian
              Tunjangan  Hari  Raya  Keagamaan  Tahun  2021  bagi  Pekerja/Buruh  di  Perusahaan.  Diatur
              sejumlah  ketentuan  mengenai  pembayaran  THR  2021,  di  antaranya:  THR  Keagamaan  wajib
              dibayarkan  paling  lama  7  liari  sebelum  liari  raya  keagamaan.  Pembayaran  THR  Keagamaan
              diberikan  kepada  pekerja/buruh  yang  telah  mempunyai  masa  kerja  satu  bulan  secara  terus
              menerus atau lebih, (jpg/ana)


















                                                           116
   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122