Page 27 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MEI 2021
P. 27
"Pengangguran terbuka kita dibandingkan Agustus 2020 menurun, Agustus 2020, akibat
pandemi pengangguran kita 9,7 juta. Alhamdulillah dengan segala cara kita bisa menurunkan
pengangguran kita berkurang 950 ribu," kata Menaker Ida.
Ida mengatakan, pernyataannya ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk
usia kerja Indonesia pada Februari 2021 berjumlah 205,36 juta.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 139,81 juta atau 68,08 persen adalah angkatan kerja.
Dengan rincian 131,06 juta atau 93,74 persen berstatus bekerja dan 8,75 juta atau 6,26 persen
berstatus penganggur terbuka.
Sebanyak 59,62 persen berstatus pekerja informal dan sebagian besar berpendidikan maksimal
SD ke bawah (40,38 persen).
Namun demikian, tingkat pengangguran tertinggi justru berpendidikan SMK sebanyak 11,45
persen, diikuti SMA (8,55 persen), universitas (6,97 persen) dan diploma (6,61 persen).
Sementara tingkat pengangguran berpendidikan SMP hanya 5,87 persen dan maksimal SD hanya
3,13 persen.
Menaker Ida berujar pihaknya di Kemnaker telah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi
ketidakcocokan antara kebutuhan industri dan kemampuan pekerja, yaitu transformasi balai
latihan kerja (BLK) dan link and match ketenagakerjaan.
Dua Kebijakan Kemnaker untuk mengatasi mismatch ketenagakerjaan tahun 2020-2024 yaitu
yang pertama transformasi Balai Latihan Kerja dengan arah kebijakan mengubah secara total
BLK sebagai Balai Pelatihan Vokasi yang menjadi pusat pengembangan kompetensi dan
produktivitas tenaga kerja yang berdaya saing di tingkat nasional dan intenasional.
Transformasi BLK dilakukan dengan reformasi kelembagaan, sampai reorientasi SDM untuk
meningkatkan kualitas layanan BLK.
"Kita optimalkan potensi kapasitas latih UPTP, UPTD, dan BLK Komunitas kepada 483.991 orang
per tahun, yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja dengan sebaran di
seluruh Indonesia," ujar Menaker Ida.
Kebijakan yang kedua yaitu Link and Match Ketenagakerjaan dengan arah kebijakan membangun
integrasi pelatihan, sertifikasi, dan penempatan tenaga kerja dalam sebuah bisnis proses yang
utuh dan efektif untuk mempertemukan pencari kerja dengan permintaan pasar kerja.
"Kita terapkan strategi mengintegrasikan sistem pelatihan, sertifikasi, dan penempatan, yaitu
pengembangan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia indsutri (DuDi)," kata Menaker Ida.
Dalam rangka mendukung sertifikasi kompetensi lulusan pendididkan dan pelatihan vokasi,
terdapat pula 1.925 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah mendapatkan lisensi dari Badan
Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang siap melaksanakan sertifikasi bagi tenaga kerja di
seluruh Indonesia.
Raker yang dipimpin Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Esthelita Runtuwene ini membahas evaluasi
link and match Balai Latihan Kerja (BLK) sesuai dengan kebutuhan daerah, Pelindungan Jaminan
Sosial bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Raker tersebut juga membahas penanganan kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) dan strategi
kesiapan dan penanganan kembalinya PMI dari negara penempatan, khususnya pada masa
Pandemi Covid-19 di daerah perbatasan dan basis Pekerja Migran Indonesia (PMI).
26

