Page 23 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MEI 2021
P. 23
Fauziyah, mengatakan, kota-kota besar masih menjadi magnet bagi para pencari kerja. Namun
sayangnya, sebagian besar dari mereka yang datang dari desa ke kota tanpa memiliki
keterampilan kerja yang memadai.
KEMNAKER SIAPKAN LANGKAH ANTISIPASI URBANISASI PASCA LEBARAN
Mudik lebaran yang terjadi setiap tahun biasanya selalu diiringi dengan fenomena urbanisasi.
Para kaum urban akan menjadikan kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Medan, dan
Surabaya sebagai tujuan utama untuk mencari kehidupan baru.
MENTERI Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan, kota-kota besar masih menjadi magnet
bagi para pencari kerja. Namun sayangnya, sebagian besar dari mereka yang datang dari desa
ke kota tanpa memiliki keterampilan kerja yang memadai.
"Kila ketahui bersama bahwa tiap tahun fenomena urbanisasi terjadi. Dan kita tidak ingin
urbanisasi menimbulkan masalah baru karena ketiadaannya keterampilan pekerja yang
dibutuhkan pasar kerja," kata Menaker Ida
Menaker Ida mengatakan, pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah tidak menghendaki
urbanisasi yang tiap tahun terjadi hanya melahirkan masalah baru, seperti meningkatnya angka
pengangguran. Untuk itu, menurutnya, warga yang mau mencari kehidupan baru ke kota agar
memiliki keterampilan ketja yang memadai agar cepat terserap pasar kerja.
Sebagai salah satu mitigasi dalam mengantisipasi urbanisasi, Menaker Ida mengatakan,
Kemnaker sendiri telah, sedang, dan akan terus menggulirkan program peningkatan kompetensi
agar masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Sejumlah program peningkatan kompe tensi yang telah digulirkan dan dijalankan pihaknya
seperti pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja (BI .K), pelatihan peningkatan produktivitas, sertifi
kasi kompetensi, dan bursa kerja online (joh/air). Untuk mengakses berbagai pelatihan yang
diadakan Kemnaker, mas yarakat dapat mendaftarkan diri ke BLK Kemnaker dan BLK yang ada
di daerah masing-masing.
"Melalui berbagai program ini, kami inginkan agar masyarakat memiliki kompetensi yang sesuai
dengan kebutuhan industri yang ada di daerah masing-masing, sehingga tidak perlu mencari
pekerjaan ke kota-kota besar," katanya.
Lebih lanjut, Menaker Ida mengatakan, program-program yang telah dilakukannya tidak hanya
bertujuan agar masyarakat menjadi pekerja di perusahaan, tetapi juga menjadi wirausaha-wan,
sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan yang baru.
Dalam upaya memperbanyak penciptaan wirausahawan, pihaknya telah melakukan program-
program seperti pelatihan wirausaha baru, padat karya, jaring pengaman sosial dan inkubasi
bisnis.
"Kami juga mendukung lahirnya produk-produk kreatif industri kecil yang pada akhirnya dapat
membantu masyarakat dan menjadi kekuatan ekonomi baru di daerahnya," ucapnya.
Tak hanya itu, Kemnaker juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan
perencanaan ketenagakerjaan sehingga supply dan demand pekerja dapat terpetakan dengan
baik. Selain itu, kemnaker juga terus mendorong pembangunan di pedesaan.
"lapangan kerja dan kesempatan kerja baru harus diciptakan di kawasan pedesaan untuk
mengurangi pengangguran. Dengan demikian, perekonomian pedesaan akan semakin maju dan
dapat mengurangi arus urbanisasi ke kota-kota besar," kata Menaker Ida.
22

