Page 48 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MEI 2021
P. 48
MENAKER PAPARKAN LANGKAH PEMERINTAH LINDUNGI PEKERJA MIGRAN DI
MASA PANDEMI
Menaker Paparkan Langkah Pemerintah Lindungi Pekerja Migran di Masa Pandemi Aris
Kurniawan Senin, 24 Mei 2021 - 20:04 WIB loading.
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyiapkan berbagai
langkah strategis dan penanganan kembalinya Pekerja Migran Indonesia (PMI) JAKARTA -
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyiapkan berbagai
langkah strategis dan penanganan kembalinya Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari negara
penempatan, terutama pada masa pandemi Covid-19 di daerah perbatasan dan basis PMI.
Menurut Menaker Ida Fauziyah, berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang
Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI), Pemerintah Pusat bersama pemerintah
provinsi/ pemerintah kabupaten/pemerintah kota memiliki tugas dan tanggungjawab untuk
mengurus kepulangan PMI dalam hal terjadi peperangan, bencana alam, wabah penyakit,
deportasi, dan PMI bermasalah.
"Sejak 23 Maret 2020 lalu, Kemnaker telah berkoordinasi dengan Kemenkes, permohonan
pemeriksaan kesehatan di debarkasi bagi PMI pulang. Surat ditindaklanjuti dengan Surat Edaran
Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ke seluruh Kantor Kesehatan
Pelabuhan (KKP) pada 27 Maret," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Komplek
Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/5/2021).
Langkah perlindungan PMI lainnya yang dilakukan Kemnaker yakni berkoordinasi dengan Atase
Ketenagakerjaan di 12 Perwakilan Republik Indonesia untuk mengimbau PMI yang akan kembali
ke Indonesia agar melaporkan kepulangannya secara daring atau luring (google form). "Kami
juga berkoordinasi dengan BP2MI untuk penanganan saat kedatangan dan kepulangan ke
daerah asal, agar kordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan," ujarnya.
Peran penting Kemnaker yang sudah dijalankan Kemnaker yakni melakukan koordinasi dengan
seluruh Kadisnaker di tingkat provinsi/kabupaten/kota untuk melakukan pendataan
kepulangan/pemulangan PMI, memonitor kondisi PMI yang melibatkan dinas Kesehatan, dan
memberikan imbauan kepada PMI untuk mendaftarkan diri pada program pemberdayaan.
Langkah perlindungan lainnya, bagi PMI yang sudah dilakukan Pemerintah yakni memberikan
bantuan bahan pokok kepada PMI terdampak Covid-19 di negara-negara penempatan, dan
pengalokasian program perluasan kesempatan kerja bagi pekerja dan calon pekerja serta
anggota keluarganya.
"Bantuan tersebut berupa program padat karya infrastruktur, padat karya produktif, inkubasi
bisnis, teknologi tepat guna (TTG), dan tenaga kerja mandiri (TKM)," kata Ida Fauziyah.
Dalam raker yang dipimpin oleh Ketua Komisi IX DPR, Felly Esthelita Runtuwene, Menaker Ida
Fauziyah menegaskan pihaknya telah memberikan bantuan dana pemulangan kepada Disnaker
untuk pemulangan warganya ke daerah asal. "Kemnaker juga menugaskan Satgas PPMI
(Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) di debarkasi untuk memantau kedatangan PMI
(Disnaker Kepri, Batam, Jatim dan Sanggau)," katanya. CM (ars).
47

