Page 510 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 510

"Kami di Disnaker memantau saja. Sudah saya bentuk Satgas. Sudah saya bentuk posko kalau
              ada pengaduan," kata Plt Kadisnaker Kota Surabaya Achmad Zaini, Jumat, (16/4/2021).
              Menurutnya,  Pihaknya  juga  telah  mensosialisasikan  isi  SE  Menteri  Ketenagakerjaan  terkait
              pembayaran  THR  yang  telah  ditentukan.  Perusahaan  harus  melakukan  pembayaran  THR
              keagamaan  paling  lambat  tujuh  hari  sebelum  hari  raya  keagamaan.  Itu  sesuai  dengan  SE
              Kemenaker tanggal 12 April 2021.

              "Kami juga sudah sosialisasikan ke teman-teman serikat, 32 teman-teman serikat pekerja atau
              serikat buruh, Apindo juga sudah disosialisasikan," imbuh Zaini.

              Lebih lanjut Zaini menjelaskan, posko pengaduan itu disiapkan untuk buruh dan serikat pekerja,
              jika menemukan kendala terkait THR. Mereka bisa mendatangi kantor Disnaker Kota Surabaya.

              "Di Disnaker, bisa hotline, kita kan punya aplikasi aduan Wargaku sama 112. Prinsip, banyak
              cara untuk melaporkan," ungkap Zaini.

              Jika ada temuan pembayaran THR tidak sesuai dengan aturan SE Kemenaker, Zaini menjelaskan,
              pihaknya akan melakukan memediasi untuk mencarikan solusi.

              "Kita  akan  meninjau  ke  lokasi,  temen-temen  turun  ke  lapangan.  Tugas  kami  mediasi,  kita
              pertemukan  yang  terpenting  teman-teman  sepakat  dengan  serikat  pekerja  itu  dirundingkan
              (mediasi)," ungkap Zaini.

              Hingga hari ini, Zaini menambahkan, pihaknya belum menerima aduan terkait pembayaran THR.
              Pihaknya berharap tidak ada masalah soal THR di Surabaya.

              "Alhamdulillah sampai hari ini belum ada. Mudah-mudahan sampai H+2 (Lebaran) nggak ada,"
              pungkas Zaini.











































                                                           509
   505   506   507   508   509   510   511   512   513   514   515