Page 557 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 557
Perusahaan tanpa karyawan, tak akan bisa apa-apa. Karyawan adalah hal yang sangat
berharga,” ujarnya, kemarin. Politisi PPP ini meminta perusahaan di Provinsi Jabar menghargai
karyawannya. Salah satunya dengan memberikan THR.
“Jangan ada alasan tidak memberikan THR,” ujar dia.
Saat ini, kata mantan Bupati Tasikmalaya dua periode itu, mayoritas perusahaan di Jabar telah
mempekerjakan seluruh karyawannya. Perusahaan di Jabar rata-rata juga sudah mulai
beraktivitas 100 persen sejak Januari 2021.
“Saya tahu persis karena saya sering ditugasi gubernur datang ke perusahaan. Jadi, tidak ada
alasan tidak bayar THR,” ujar Wakil Ketua DPW PPP Jabar ini.
Seperti diketahui, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah mengeluarkan Surat
Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya
Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
Dalam SE itu dijelaskan, Gubernur, Bupati dan Wali Kota dapat mengambil langkah bagi
perusahaan yang masih terdampak pandemi Covid-19 dan tidak mampu memberikan THR sesuai
waktu ditentukan.
Langkah yang dapat diambil adalah mewajibkan pengusaha melakukan dialog dengan para
karyawannya untuk menentukan waktu pemberian THR.
Meski begitu, dialog itu tak akan menghilangkan kewajiban pengusaha dalam membayar THR
kepada karyawan. THR tetap wajib diberikan kepada karyawan, dengan besaran sesuai
peraturan perundangundangan.
[SSL]
556

