Page 793 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 MEI 2021
P. 793
Judul Apindo & Serikat Buruh Keluhkan Lamanya Proses RUU PKS
Nama Media sindonews.com
Newstrend RUU Pencegahan Kekerasan Seksual
Halaman/URL https://ekbis.sindonews.com/read/414390/34/apindo-serikat-buruh-
keluhkan-lamanya-proses-ruu-pks-1619791452
Jurnalis Michelle Natalia
Tanggal 2021-05-01 00:49:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ristadi (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional) Kami ingin agar RUU itu segera
disahkan agar perlindungan bagi anggota kami di tempat kerja bisa lebih maksimal, terutama di
sektor garmen yang umumnya perempuan
positive - Haryadi Sukamdani (Ketua Umum Apindo) Kali ini kami kompak dengan teman-teman
serikat pekerja unruk meminta DPR segera membahas dan mengesahkannya
positive - Muhaimin Iskandar (Wakil Ketua DPR) Tentu ini menambah energi kami untuk
berjibaku membahas dan memperjuangkannya. Terima kasih banyak
Ringkasan
RUU Pencegahan Kekerasan Seksual (PKS) sudah nyaris 4 tahun dibahas namun belum ada
tanda-tanda akan segera disahkan oleh DPR. Padahal RUU ini sangat dibutuhkan oleh pekerja
untuk mencegah dan menangani pelecehan seksual di tempat kerja. Hal ini membangkitkan
pertanyaan para pimpinan serikat pekerja dan Apindo "Kami ingin agar RUU itu segera disahkan
agar perlindungan bagi anggota kami di tempat kerja bisa lebih maksimal, terutama di sektor
garmen yang umumnya perempuan, "kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional Ristadi
dalam dialog dengan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar di gedung DPR, Jumat, (30/4/2021).
Menaker Ida Fauziyah pun menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk selalu
menjaga dan melindungi pekerja. Dirinya pun berharap agar RUU ini dapat secara maksimal
berkontribusi bagi perlindungan pekerja.
APINDO & SERIKAT BURUH KELUHKAN LAMANYA PROSES RUU PKS
Apindo & Serikat Buruh Keluhkan Lamanya Proses RUU PKS Michelle Natalia Jum'at, 30 April
2021 - 23:00 WIB loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews JAKARTA - RUU Pencegahan Kekerasan Seksual (PKS) sudah nyaris
4 tahun dibahas namun belum ada tanda-tanda akan segera disahkan oleh DPR. Padahal RUU
792

