Page 348 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 348

Ringkasan

              Kementerian Ketenagakerjaan terus mengembangkan dan memperkuat Balai Latihan Kerja (BLK)
              Komunitas  sebagai  salah  satu  jawaban  tantangan  ketenagakerjaan  saat  ini.  Tantangan
              ketenagakerjaan dimaksud adalah bonus demografi, revolusi industri 4.0, dan dampak pandemi.
              BLK  Komunitas  juga  diharapkan  menjadi  salah  satu  solusi  dalam  mengurangi  jumlah
              pengangguran di Indonesia.



              HADAPI BONUS DEMOGRAFI, KEMENAKER PERKUAT BLK KOMUNITAS

              Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan terus mengembangkan dan memperkuat Balai Latihan
              Kerja (BLK) Komunitas sebagai salah satu jawaban tantangan ketenagakerjaan saat ini.

              Tantangan  ketenagakerjaan  dimaksud  adalah  bonus  demografi,  revolusi  industri  4.0,  dan
              dampak pandemi. BLK Komunitas juga diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi
              jumlah pengangguran di Indonesia.

              Hal ini disampaikan Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan (Stafsus Menaker), Caswiyono Rusydie
              Cakrawangsa,  dalam  Workshop  Peta  Jalan  Kemandirian  BLK  Komunitas,  yang  berlangsung
              selama tiga hari (7 s.d 9 Juni 2019) di Tasikmalaya, Jawa Barat.

              Dia  mengatakan,  rangkaian  perhelatan  Rembuk  Nasional  Vokasi  dan  Kewirausahaan,  serta
              Peresmian BLK Komunitas 2020 di Pondok Pesantren Cipasung kemarin, telah menoreh makna
              penting.

              "Di samping menjadi penanda dimulainya operasional 1.014 BLK Komunitas yang dbangun tahun
              2020,  juga  meneguhkan  upaya  penting  untuk  memastikan  semua  BLK  Komunitas  yang
              jumlahnya kini mencapai 2.127, menjadi lembaga pelatihan yang mandiri dan profesional," papar
              Caswiyono melalui Siaran Pers Biro Humas, Kamis (10/6).

              Kemandirian BLK Komunitas tersebut, menurut Caswiyono, ditandai dengan terbentuknya secara
              resmi  Forum  Komunikasi  Nasional  BLK  Komunitas,  terjalinnya  kemitraan  strategis  dengan
              berbagai stakeholders, adanya peta jalan kemandirian BLK Komunitas, serta ditetapkannya 25
              BLK Komunitas terbaik menjadi inkubator kewirausahaan.

              "Ini  semua  merupakan  ikhtiar  nyata  Bu  Menaker  Ida  Fauziyah  dalam  mempercepat
              pembangunan sumberdaya manusia dan pemulihan ekonomi nasional," katanya.

              Penetapan 25 BLK Komunitas sebagai inkubator usaha adalah hasil seleksi dari 40 BLK Komunitas
              unggulan yang dibangun pada periode pembangunan 2017, serta mengikuti workshop bertajuk
              Peta Jalan Kemandirian BLK Komunitas, di Tasikmalaya.

              Menurut Caswiyono, Pengembangan BLK Komunitas membutuhkan kolaborasi dan sinergi dari
              berbagai  pihak.  BLK  Komunitas  juga  diproyeksikan  untuk  menjadi  pemeran  utama  dalam
              ekosistem pelayanan ketenagakerjaan di Indonesia.

              "BLK Komunitas harus jadi pemeran utama dalam link and match antara dunia pendidikan dan
              pelatihan  dengan  dunia  kerja  dan  usaha.  Karenanya,  BLK  Komunitas  juga  harus  menjadi
              inkubator wirausaha, dan berperan menyiapkan kompetensi calon pekerja, termasuk pekerja
              migran Indonesia (PMI), terutama di kantong PMI," tambahnya.

              BLK  Komunitas  juga  akan  ditransformasikan  sebagai  wadah  pengembangan  talenta  muda
              Indonesia,  selaras  dengan  upaya  peningkatan  sumber  daya  manusia  yang  saat  ini  terus
              dilakukan.

                                                           347
   343   344   345   346   347   348   349   350   351   352   353