Page 356 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 356

TOLAK MENTAH-MENTAH PPN SEMBAKO, BURUH ANCAM TEMPUH JALUR HUKUM

              Para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengancam
              akan menempuh jalur hukum jika rencana pajak pertambahan nilai (PPN) sembako diberlakukan.
              Selain itu, dia juga mengatakan akan menggelar aksi besar-besaran jika rencana itu sampai
              disahkan.

              "Kami akan tempuh jalur hukum uji materi kalau itu disahkan oleh DPR di Mahkamah Konstitusi.
              Kami akan melakukan aksi gerakan digabungkan dengan isu omnibus law," tegas Presiden KSPI
              Said Iqbal dalam konferensi pers secara virtual, dikutip Jumat (11/6/2021).

              Selain itu, Said meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menghentikan pemberlakuan tax
              amnesty  pajak  jilid  II.  Sebab  orang  kaya  akan  kembali  menikmati  pengampunan  pajak  dari
              pemerintah.

              "Stop retorika Menteri Keuangan pemberlakuan tax amnesty jilid II!" ujarnya.

              Said  menayangkan  rencana  pemerintah  itu,  sebab  mempengaruhi  harga  kebutuhan  pangan
              rakyat. Sementara, pemerintah malah memberikan relaksasi pajak penjualan atas barang mewah
              (PPnBM) untuk produsen mobil.

              "Kami mengecam keras. Memberlakukan tax amnesty jilid II dan menaikkan PPN khususnya PPN
              sembako adalah cara-cara kolonialisme," katanya.

              "Yang dilakukan oleh Menteri Keuangan ini adalah sifat penjajah. Orang kaya diberi relaksasi
              pajak termasuk produsen mobil PPnBM dalam kapasitas mobil tertentu sampai 0% tapi rakyat
              untuk  makan  yang  kita kenal  sembako  direncanakan  dikenai  pajak.  Itu bersifat  kolonialisme
              penjajah, tanda petik," tambahnya.

              Ia berharap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga menolak keras rencana PPN sembako dan tax
              amnesty jilid II. Said meminta agar DPR jangan menjadi wakil kekuasaan tetapi benar-benar
              menjadi wakil rakyat.

              "Kami minta DPR menolak keras. Jadilah wakil rakyat jangan jadi sekedar wakil kekuasaan. Anda
              dipilih  untuk  menjadi  wakil  rakyat  bukan  wakil  kekuasaan.  Keterlaluan  kalau  sampai
              mengesahkan tax amnesty jilid II dan menaikkan PPN untuk sembako," tuturnya.































                                                           355
   351   352   353   354   355   356   357   358   359   360   361