Page 398 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 398
Ringkasan
5 Calon Tenaga Kerja Wanita ( TKW ) ditemukan kabur dan loncat dari lantai dua kantor
penampungan di Kota Malang. Dari 5 orang, ada 3 korban yang mengalami luka dan harus
dilarikan ke rumah sakit.
Dari lima korban, tiga di antaranya harus dilarikan ke RSUD Kota Malang untuk mendapat
penanganan medis. Sementara dua orang lainnya mengalami luka ringan. Kejadian ini
berlangsung pada Rabu (9/6) malam. Polisi masih menyelidiki penyebab 5 calon TKW tersebut
melarikan diri.
AKSI NEKAT 5 CALON TKW LONCAT DAN KABUR DARI TEMPAT PENAMPUNGAN DI
MALANG
5 Calon Tenaga Kerja Wanita ( TKW ) ditemukan kabur dan loncat dari lantai dua kantor
penampungan di Kota Malang. Dari 5 orang, ada 3 korban yang mengalami luka dan harus
dilarikan ke rumah sakit.
Dari lima korban, tiga di antaranya harus dilarikan ke RSUD Kota Malang untuk mendapat
penanganan medis. Sementara dua orang lainnya mengalami luka ringan. Kejadian ini
berlangsung pada Rabu (9/6) malam. Polisi masih menyelidiki penyebab 5 calon TKW tersebut
melarikan diri.
"Kami masih selidiki, korban belum bisa kami mintai keterangan, karena masih menjalani
perawatan di RSUD," tegas Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo
saat dikonfirmasi, Kamis (10/6/2021).
Tinton menambahkan, keterangan korban beserta saksi-saksi diharapkan nantinya bisa
mengungkap motif dari calon TKW loncat dari tempat penampungan tersebut. Namun hingga
saat ini, belum diketahui motif dari ke-5 calon TKW tersebut kabur dari PJTKI tersebut.
"Belum tahu, motifnya apa," imbuhnya.
Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, ada lima calon TKW yang meloncat pada, Rabu
(9/6/2021) malam. Mereka adalah calon TKW yang menetap di sebuah balai pelatihan kerja luar
negeri. Balai pelatihan kerja yang bernama Centra Karya Semesta ini beralamat di Jalan Rajasa,
Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Warga yang mengetahui kejadian ini langsung memberikan pertolongan kepada para korban.
Bersamaan, peristiwa ini kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tak lama, polisi datang
untuk mengamankan lokasi, sekaligus menggelar olah TKP.
Mereka nekat kabur dari atap setinggi sekitar 15 meter sekitar pukul 19.00 WIB. Salah seorang
warga mengaku tali kain itu membantu mereka menuruni dinding menuju jalan kecil sebagai
akses warga ke Jalan Rajasa atau jalan raya depan PJTKI.
"Kejadiannya jam 7 malam. Semuanya perempuan. Katanya (Kabur) pakai tali kain, terus
meloncat ke bawah," kata Siti Romlah (33), seorang warga yang tinggal di belakang PJTKI saat
ditemui wartawan di lokasi.
Saat itu, jelas Siti Romlah, didatangi 2 perempuan. Mereka meminta tolong agar menolong tiga
temannya yang mengalami luka.
397

