Page 138 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 138
Judul Kabar Baik dari Kemnaker, Pekerja Kontrak dan Outsourcing Tetap
Berhak Terima THR
Nama Media jpnn.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://www.jpnn.com/news/kabar-baik-dari-kemnaker-pekerja-
kontrak-dan-outsourcing-tetap-berhak-terima-thr
Jurnalis boy
Tanggal 2021-04-25 19:49:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Indah Anggoro Putri (Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Hubungan Industrial dan
Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker) THR Keagamaan wajib diberikan
dalam bentuk uang rupiah dan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan
positive - Indah Anggoro Putri (Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Hubungan Industrial dan
Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker) Para pekerja outsourcing maupun
pekerja kontrak, asalkan telah bekerja selama 1 bulan atau lebih dan masih memiliki hubungan
kerja pada saat hari keagamaan berlangsung, maka berhak mendapatkan THR juga
positive - Indah Anggoro Putri (Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Hubungan Industrial dan
Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker) Hal tersebut terlebih dahulu
ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama atau
kebiasaan yang selama ini memang telah dilakukan oleh perusahaan
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan pekerja dengan status outsourcing (alih
daya), kontrak, ataupun pekerja tetap (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu / PKWT) atau Perjanjian
Kerja Waktu Tidak Tertentu/PKWTT) berhak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan.
Hal ini diungkap Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker Indah Anggoro Putri di kantor Kemnaker, Jakarta,
Minggu (25/4).
KABAR BAIK DARI KEMNAKER, PEKERJA KONTRAK DAN OUTSOURCING TETAP
BERHAK TERIMA THR
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan pekerja dengan status
outsourcing (alih daya), kontrak, ataupun pekerja tetap (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu /
137

