Page 184 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 184

negative - Sukarno (Ketua Forum Peduli Buruh Sukoharjo (FPBS) sekaligus Ketua Serikat Pekerja
              Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo) Tahun lalu, ada beberapa perusahaan yang membayarkan
              THR dengan dicicil

              positive  -  Susiwijono  Moegiarso  (Sekretaris  Kementerian  Koordinator  Bidang  Perekonomian)
              Pemerintah  mewajibkan  teman-teman  dari  perusahaan,  dunia  swasta  membayarkan  secara
              penuh THR untuk karyawannya di Ramadhan tahun ini

              positive  -  Susiwijono  Moegiarso  (Sekretaris  Kementerian  Koordinator  Bidang  Perekonomian)
              Selama pandemi berbagai insentif sudah kami berikan ke berbagai sektor, yang intinya pada saat
              Ramadhan ini, begitu sudah diberikan pemerintah mewajibkan perusahaan membayarkan secara
              penuh THR untuk karyawannya

              negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Masak sekarang mau dicicil lagi, kapan lunasnya? Maka kami
              minta tidak ada lagi yang namanya mencicil untuk bayar THR

              neutral - Said Iqbal (ketua KSPI) Negara mengacu pada PP Nomor 78 Tahun 2015, itu belum
              dihapus, dan dalam aturan ini tidak ada disebut membayar THR itu mencicil

              negative  -  Anwar  Sanusi  (Sekretaris  Jenderal  Kemenaker)  Iya  ini  yang  menjadi  opsi  kita
              pertimbangan dari analisis perusahaan-perusahaan apakah masih kena dampaknya atau sudah
              bangkit


              Ringkasan

              Buruh  di  Solo  tegas  menyatakan  agar  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  2021  dibayarkan  secara
              penuh. Hal tersebut sesui edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker).



              BURUH DI SOLO TAK INGIN THR DICICIL: ITU HARAPAN KAMI, SEBAGIAN BUAT
              BAYAR UTANG


              Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Buruh
              di Solo tegas menyatakan agar Tunjangan Hari Raya (THR) 2021 dibayarkan secara penuh. Hal
              tersebut  sesui  edaran  Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker).  Ketua  Serikat  Pekerja  Seluruh
              Indonesia  (KSPSI)  Solo  Wahyu  Riyadi  mengatakan,  mereka  tetap  berpegang  pada  aturan
              Pemerintah Pusat.

              "THR  2021  wajib  dibayarnya  secara  full  (penuh),"  ungkap  Wahyu  Riyadi  saat  dikonfirmasi
              TribunSolo.com pada Minggu (25/4/2021). Dia mengatakan, belum mendengar soal perusahaan
              yang terdampak pandemi corona bisa mencicil THR tersebut.

              "Belum ada info soal itu, berarti bisa dibilang itu buat aturan sendiri," ungkapnya.

              Wahyu mengatakan, mungkin ada perusahaan yang tidak bisa membayar THR pada 2021 ini.

              "Kita sebenarnya memahami semua perusahan tidak semua bisa bangkit," kata dia.

              "Tahun ini kita minta perhatikan kita (buruh) juga," tegasnya.

              KSPSI  Solo  berharap  semua  perusahaan  mengerti  keadaan  buruh  dan  mau  membayar  THR
              secara penuh.


              "Kita berharap demikian (pembayaran THR full) tahun ini," katanya.

                                                           183
   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189