Page 195 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 195

penanganan laporan THR," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dikutip dari keterangan
              resminya, Minggu (25/4/2021).
              Ida menyatakan setiap laporan yang masuk akan langsung ditindaklanjuti oleh tim penanganan
              dari Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos)
              serta Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
              (PPK dan K3) Kemenaker.

              "Jadi pekerja/buruh, manajeman perusahaan ataupun masyarakat umum yang butuh informasi,
              konsultasi, atau punya masalah terkait THR langsung saja datang ke PTSA dengan menerapkan
              protokol Kesehatan. Bisa juga melalui pengaduan online bantuan.kemnaker.go.id dan call center
              1500 630. Yang pasti, setiap laporan yang masuk langsung kami tindaklanjuti," katanya.

              Ia mengatakan Posko THR Keagamaan 2021 tidak hanya dibentuk di pusat, tetapi juga di daerah
              baik di tingkat provinsi, maupun kabupaten/kota. Pendirian Posko THR di pusat dan daerah ini
              dilakukan agar pelaksanaan koordinasi menjadi lebih efektif.
              Ia  berharap  Posko  THR  2021  dapat  berjalan  dengan  tertib  dan  efektif  dalam  memberikan
              pelayanan sesuai mekanisme dan ketentuan perundangan, serta menjadi solusi yang diharapkan
              dapat memuaskan para pihak, yaitu pekerja/buruh dan pengusaha.

              Dalam pelaksanaannya, Posko THR 2021 ini juga melibatkan Tim Pemantau dari unsur Serikat
              Pekerja/Serikat  Buruh  (SP/SB)  dan  dari  unsur  Organisasi  Pengusaha  yang  duduk  dalam
              keanggotaan Dewan Pengupahan Nasional.

              Tim pemantau ini bertugas memantau jalannya Posko THR 2021, sekaligus memberikan saran
              dan masukan kepada Tim Posko mengenai pelaksanan tugas Posko THR 2021.










































                                                           194
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200