Page 372 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 372
Judul Pemprov Jatim luncurkan 55 posko pengaduan THR
Nama Media ijn.co.id
Newstrend Posko THR 2021
Halaman/URL https://ijn.co.id/pemprov-jatim-luncurkan-55-posko-pengaduan-thr/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-23 23:37:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Khofifah Parawansa (Gubernur Jatim) Peluncurannya pada Senin pekan depan
Ringkasan
Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan 55 posko pengaduan tunjangan hari raya (THR)
yang tersebar di 38 kabupaten kota, 16 balai latihan kerja (BLK) dan juga di Kantor Dinas Tenaga
Kerja Jawa Timur.Gubernur Jawa Timur Khofifah Parawansa saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Jumat
malam mengatakan posko tersebut sebagai jawaban dan respons terhadap buruh, pekerja atau
karyawan yang kesulitan terkait dengan pencairan THR. “Peluncurannya pada Senin pekan
depan,” katanya di sela silahturahim dengan serikat pekerja Jawa Timur di salah satu kafe di
Sidoarjo.
PEMPROV JATIM LUNCURKAN 55 POSKO PENGADUAN THR
Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan 55 posko pengaduan tunjangan hari raya (THR)
yang tersebar di 38 kabupaten kota, 16 balai latihan kerja (BLK) dan juga di Kantor Dinas Tenaga
Kerja Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Parawansa saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Jumat
malam mengatakan posko tersebut sebagai jawaban dan respons terhadap buruh, pekerja atau
karyawan yang kesulitan terkait dengan pencairan THR. “Peluncurannya pada Senin pekan
depan,” katanya di sela silahturahim dengan serikat pekerja Jawa Timur di salah satu kafe di
Sidoarjo.
Ia mengemukakan, pihaknya juga meminta supaya pemberian THR dari pemberi kerja pada H
minus 10 atau maksimal pada H minus 7 Lebaran. “Hal ini dilakukan supaya industri berjalan
dengan baik dan juga kesejahteraan pekerja juga baik pula,” ujarnya.Ia mengatakan, pihaknya
sudah melakukan komunikasi intensif dengan Fauzi selaku Ketua SPSI Jawa Timur menjelang
pelaksanaan hari buruh atau yang dikenal dengan May Day. “Hal ini sebagai bentuk silahturahmi
dan saling memahami tentang suasana dan kondisi yang ada seperti sekarang ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua SPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi mengatakan salah satu yang menjadi
tuntutan buruh adalah menolak adanya undang-undang cipta kerja dan juga turunannya. “Saat
371

