Page 402 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 402

"Berdasarkan  catatan  kami,  sejak  9  hingga  18  April  ini  ada  147  orang  PMI  (pekerja  migran
              Indonesia) yang pulang ke rumahnya di Kabupaten Blitar. Hari ini tentu sudah tambah lagi, nanti
              kami update," ujar Haris saat dihubungi Kompas.com, Jumat (23/4/2021).

              Haris mengatakan, 147 orang itu merupakan bagian dari 14.000 pekerja migran asal Jawa Timur
              yang bakal pulang ke kampung halaman karena kontark kerjanya habis.

              Mereka  yang  sudah  pulang  ke  Kabupaten  Blitar  merupakan  pekerja  migran  yang  bekerja  di
              Taiwan, Hong Kong, dan Korea Selatan.

              Haris tidak bisa memastikan berapa di antara 14.000 pekerja migran asal Jawa Timur itu yang
              berasal dari Blitar.

              Dihubungi terpisah, Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar Achmad Cholik mengatakan,
              pekerja migran yang pulang kampung akan dikarantina di rumah karantina desa masing-masing.
              Cholik mengeklaim, mekanisme ini sudah berjalan sejak pemberlakuan kebijakan pembatasan
              kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro beberapa bulan lalu.

              "(Rumah karantina) sudah ada di tingkat desa sejak adanya posko PPKM Mikro," ujarnya kepada
              Kompas.com.

              Namun, Cholik tidak bisa memastikan pekerja migran yang datang harus menjalani tes Covid-19
              sebelum dan setelah karantina.

              "Kita masih menunggu juknis (petunjuk teknis) dari provinsi soal pemudik," tambahnya.

              Sementara itu, Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, sebaiknya Satgas Covid-
              19 Kabupaten Blitar memastikan keberadaan rumah karantina bagi pekerja migran asal Blitar.

              Menurutnya,  sebaiknya  rumah  karantina  khusus  bagi  buruh  migran  terpisah  dengan  pelaku
              perjalanan dalam negeri.

              "Karena Blitar ini salah satu kantong PMI ya. Saya ingin mengingatkan pentingnya hal ini. Apakah
              rumah  karantina  ini  bertempat  di  hotel  atau  bagaimana,  tapi  intinya  ini  butuh  perhatian,"
              ujarnya.
              Leonard menambahkan, sesuai ketentuan karantina seharusnya ada pengetesan Covid-19 pada
              hari pertama dan hari terakhir masa karantina.

              Namun,  hal  itu  seharusnya  telah  diatur  oleh  instansi  terkait  yang  ada  di  Satgas  Covid-19
              Kabupaten Blitar.

              Jawa  Timur  adalah  provinsi  penyumbang  buruh  migran  terbesar  Indonesia.  Di  Jawa  Timur,
              Kabupaten Blitar menempati urutan kedua setelah Kabupaten Ponorogo sebagai pengirim buruh
              migran terbanyak.

              Hingga Jumat (23/4/2021), jumlah kumulatif kasus Covid-19 Kabupaten Blitar sebanyak 5.206
              atau posisi ke-7 terbanyak di Jawa Timur.

              Tingkat kematian akibat Covid-19 Kabupaten Blitar mencapai 10,23 persen atau 533 kematian
              dan berada di urutan ke-5 tingkat kematian tertinggi di Jawa Timur.







                                                           401
   397   398   399   400   401   402   403   404   405   406   407