Page 422 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 422
Cerita serupa dituturkan Sarimudin, penerima Manfaat Prakerja Gelombang 14 yang masih
melangsungkan pelatihannya di tahun ini.
Mantan cleaning service itu menuturkan dirinya diperbantukan untuk urusan logistik di
perusahaannya. Tanpa kemampuan komputer, Sarimudin mencatat pekerjaannya secara
manual.
"Saya terinspirasi mengambil pelatihan Prakerja ini dari cerita teman, saya mendapatkannya
setelah sekali mencoba. Di dalamnya saya mengambil pelatihan Microsoft Word. Dulunya saya
tidak tahu menahu komputer. Walaupun itu mendasar,tapi sangat membantu, setidaknya saya
bisa mengoperasikan komputer," tuturnya.
Kini Sarimudin sudah memindahkan semua pekerjaannya ke dalam komputer berkat kemampuan
yang dipelajarinya dari program Prakerja.
"Pelan-pelan saat ini masih belajar menggunakan Microsoft Word, nanti akan saya tingkatkan
kemampuan untuk Microsoft Excel," terang Sarimudin.
Sama halnya dengan Sarimudin, Putri Dewi, Penerima Manfaat Prakerja gelombang 3 di tahun
2020 ini menuturkan bahwa Prakerja membantunya untuk meraih skill baru dalam dunia
jurnalistik.
"Awalnya saya bekerja sebagai cleaning service di stasiun televisi. Namun di masa pandemi saya
diminta mengambil gambar dan merekam video berita. Karena dituntut harus bisa segala
kemampuan di Ternate. Bersyukur saya mendapatkan skill baru dari program Prakerja," demikian
penjelasan Putri.
Putri Dewi pun mengambil pelatihan menjadi jurnalis profesional untuk mendukung
pekerjaannya saat ini.
Menko Perekonomian Top, Alumni Kartu Prakerja Bisa Ikut Program KUR Super Mikro "Saya kini
lebih berani mengambil gambar berita dan wawancara. Selain itu saya mengambil pelatihan
editing video, sehingga saya bisa memudahkan produser saya untuk menyusun naskah,"
ujarnya.
"Untuk yang ingin mengikuti Prakerja, semangat untuk terus belajar dan mengikuti perubahan
sangat perlu agar daya saing kita meningkat," tutup Putri Dewi menyemangati.
EDITOR: ANGGA ULUNG TRANGGANATag: KARTU PRAKERJA EKONOMI KEMNAKER.
421

