Page 424 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 424

Ringkasan

              Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  Provinsi  Sulawesi  Tengah  mewanti-wanti  kepada
              perusahaan  agar  jangan  sampai  tak  membayarkan  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  terhadap
              pekerjanya.  Kepala  Bidang  (Kabid)  Pembinaan  Hubungan  Industrial  (PHI)  dan  Pengawasan
              Ketenagakerjaan  (Wasnaker)  Joko  Pranowo  mengatakan,  ada  sejumlah  sanksi  menunggu
              perusahaan apabila tidak menunaikan pemberian THR tersebut.



              PERUSAHAAN DI SULTENG TAK BAYARKAN THR SESUAI KETENTUAN UU, SIAP-
              SIAP TERIMA SANKSI INI

              Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Tenaga Kerja
              dan  Transmigrasi  Provinsi  Sulawesi  Tengah  mewanti-wanti  kepada  perusahaan  agar  jangan
              sampai tak membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) terhadap pekerjanya.

              Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) dan Pengawasan Ketenagakerjaan
              (Wasnaker)  Joko  Pranowo  mengatakan,  ada  sejumlah  sanksi  menunggu  perusahaan  apabila
              tidak menunaikan pemberian THR tersebut.

              "Kalau  perusahaan  tidak  membayarkan  THR  akan  diberikan  sanksi  seperti  Teguran  tertulis,
              denda keterlambatan membayar THR bisa mencapai 5 persen dari yang diterima," ungkap Joko
              Jumat (23/4/2022).
              Ia pun menyebutkan, jika perusahaan masih tak mengindahkan teguran tertulis oleh Pengawas
              Ketenagakerjaan  maka  tidak  akan  diberikan  pelayanan  seperti  pembatasan  usaha
              perusahaannya.

              Sanksi administratif di atas sesuai dengan Peraturan Pemerintah (Permen) Nomor 36 Tahun 2021
              tentang Pengupahan.

              Hal itu terdapat dalam Pasal 9 ayat 1 dan ayat 2 dan Permenaker 6 tahun 2016, diantaranya: A.
              Teguran tertulis B. Pembatasan kegiatan usaha C. Penghentian sementara sebagian atau seluruh
              alat produksi D. Pembekuan kegiatan usaha Kabid PHI Wasnaker itu menuturkan, terkenanya
              sanksi  administratif  tidak  menghilangkan  kewajiban  perusahaan  atas  denda  keterlambatan
              membayar  THR  keagamaan  sebagaimana  diatur  dalam  Peraturan  Perundangan  Undangan
              (Perppu).
              "Perusahan  tidak  membayar  THR  keagamaan  dikenai  sanksi  administratif  berupa,  teguran
              tertulis,  pembatasan  kegiatan  usaha,  penghentian  sementara  sebagian  atau  seluruh  alat
              produksi dan pembekuan kegiatan usaha,' kata Joko.

              Sebelumnya  Pelaksanaan  pemberian  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  Keagamaan  tahun  2021
              berbeda dari tahun sebelumnya.

              Pasalnya tahun 2020 perusahaan diperbolehkan membayarkan THR dengan sistem cicil.

              Namun pemberian THR 2021 sama sekali tidak boleh dilakukan dengan mencicil.

              Kabid  Pembinaan  Hubungan  Industrial  (PHI)  dan  Pengawasan  Ketenagakerjaan  (Wasnaker)
              Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah, Joko Pranowo mengungkapkan,
              perbedaan pemberian THR kali ini berbeda.

              Sebab THR Keagamaan harus diberikan full tanpa sistem mencicil.




                                                           423
   419   420   421   422   423   424   425   426   427   428   429