Page 427 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 427

JELANG LEBARAN, DISNAKERTRANS BULUNGAN AKAN BUKA POSKO PENGADUAN
              THR MULAI MINGGU DEPAN
              TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Menjelang Lebaran 2021, pihak Dinas Tenaga Kerja dan
              Transmigrasi atau Disnakertrans Bulungan akan membuka Posko Pengaduan THR.

              Posko  ini  nantinya  akan  menampung  laporan  dari  para  pekerja  seputar  permasalahan
              pembayaran THR.

              Ditemui di Kantor Disnakertrans Bulungan, Jumat (23/4/2021), Kepala Seksi Kesejahteraan dan
              Perlindungan Naker, Yohanis Kanan mengatakan, Posko THR di Bulungan akan dibuka mulai
              minggu depan.

              Menurutnya, dalam minggu ini, pihaknya masih menyebarkan Surat Edaran Menaker mengenai
              aturan pemberian THR tahun 2021 ke pihak perusahaan.
              "Mungkin  minggu  depan  baru  diadakan,  kalau  saat  ini  kami  baru  sebarkan  Surat  Edaran
              Kemnaker  ke  perusahaan-perusahaan,"  ujar  Kepala  Seksi  Kesejahteraan  dan  Perlindungan
              Naker, Yohanis Kanan.

              Yohanis  Kanan  mengungkapkan  batas  waktu  maksimal  pembayaran  THR  oleh  perusahaan
              adalah H-7 Lebaran.

              Ditanya  mengenai  perusahaan  yang  tidak  sanggup  membayarkan  THR  bagi  pekerjanya,  dia
              mengatakan, ketentuan tersebut hanya berlaku bagi perusahaan yang benar-benar terdampak
              pandemi.

              Adapun mayoritas perusahaan di Bulungan, bergerak di sektor perkebunan dan pertambangan,
              yang tidak terlalu terdampak oleh pandemi Covid-19.

              "Maksimal untuk perusahaan itukan H-7 untuk pembayaran THR," tambahnya.

              "Untuk yang tidak bisa bayar karena pandemi kan perusahaan yang terdampak saja. Kalau di
              sini kan perusahaan sawit sama tambang saja, dan itu tidak terlalu terdampak," katanya.


              Namun, dia mengatakan, bila perusahaan tidak dapat membayarkan THR, maka terlebih dahulu
              membuat surat kesepakatan dengan para pekerja.

              Karena bila tidak melakukan hal tersebut dapat dikenakan sanksi oleh pemerintah setempat.

              "Kalau memang tidak bisa membayarkan harus membuat surat kesepakatan dengan pekerja,
              karena kalau tidak nanti akan ada sanksi," ujarnya.

              Yohanis menuturkan, pada tahun sebelumnya tidak ada perusahaan yang tidak membayarkan
              THR kepada pekerja.

              Hanya  saja,  permasalahan  seputar  pembayaran  THR  terletak  pada  besaran  nominal  THR,
              khususnya bagi pekerja upah harian.

              Bila hal tersebut terjadi, maka pihaknya akan memanggil perusahaan untuk melakukan mediasi
              atau menyerahkannya kepada tim pengawasan dari Disnakertrans Provinsi Kaltara.

              "Tahun  lalu  tidak  ada  perusahaan  tidak  bayar  hanya  hitungannya  saja  yang  ada  perbedaan
              dengan pekerja. Pekerja yang upah harian mintanya dibayarkan satu bulan upah sesuai UMK,
              tapi kalau di edarannya berdasarkan upah rata-rata," ujar Yohanis.


              "Kalau memang ada kemarin kita mediasi, atau kita serahkan ke Provinsi karena di sana yang
              ada pengawasnya," tuturnya. Berita tentang Bulungan Penulis: Maulana Ilhami Fawdi |.
                                                           426
   422   423   424   425   426   427   428   429   430   431   432