Page 537 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 537

"Posko  ini  bisa  diakses  melalui  daring  dan  luring,"  ujar  Fadjar  dalam  keterangan  tertulisnya
              kepada wartawan sebagaimama dikutip Kompas.com, Jumat (23/4/2021).
              Dia  melanjutkan,  keputusan  pembayaran  THR  untuk  tahun  ini  sudah  tertuang  dalam  Surat
              Edaran Menaker RI Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari
              Raya Keagamaan tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

              Namun, pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi perekonomian
              yang mempengaruhi kelangsungan usaha.

              "Oleh  karenanya  dalam  kerangka  pelaksanaan  THR  2021,  diberikan  kesempatan  untuk
              melakukan perundingan bipartit antara pihak pengusaha dan perwakilan pekerja jika pengusaha
              merasa tidak mampu," ucap Fadjar.

              Namun, ada perbedaan dalam kebijakan tahun ini jika dibandingkan tahun sebelumnya.
              Salah satunya mengenai kesepakatan yang dibuat harus tertulis antara pihak pengusaha dan
              perwakilan pekerja.

              Kesepakatan  ini  memuat  waktu  pembayaran  THR  keagamaan  dengan  syarat  paling  lambat
              dibayar sebelum hari raya keagamaan tahun 2021 pekerja/buruh yang bersangkutan.

              Selain itu, perusahaan harus dapat membuktikan ketidakmampuan membayar THR 2021 secara
              tepat waktu berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan yang transparan.

              "Apabila besaran nilai THR yang ditetapkan dalam PK, PP, PKB, atau kebiasaan lebih besar dari
              nilai THR di atas, maka THR yang dibayarkan kepada Pekerja/Buruh sesuai dengan PK, PP, PKB
              atau kebiasaan yang telah dilakukan," ucap Fadjar.

              Fadjar juga mengingatkan, pemberian THR didasarkan pada Pasal 9 PP Nomor 36 Tahun 2021
              tentang  Pengupahan  dan  Permenaker  Nomor  6  Tahun  2016  tentang  Tunjangan  Hari  Raya
              Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
              Dia menambahkan, THR merupakan pendapatan non upah. Adapun pekerja/buruh yang berhak
              atas  THR  adalah  Pekerja/Buruh  PKWTT  (pekerja  tetap)  dan  Pekerja/Buruh  PKWT  (pekerja
              kontrak) yang mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih.

              Pada  umumnya,  THR  wajib  diberikan  oleh  Pengusaha  kepada  Pekerja/Buruh  serta  Wajib
              dibayarkan paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan.



























                                                           536
   532   533   534   535   536   537   538   539   540   541   542