Page 544 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 544
10.451 ANAK TERIMA PROGRAM BEASISWA BPJAMSOSTEK
Pasca diterbitkannya Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021
tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJS
Ketenagakerjaan (BPJamsostek) kembali mendapatkan mandat untuk menunaikan kewajiban
agar memberikan beasiswa pendidikan kepada ahli waris peserta. Hal ini sesuai dengan manfaat
yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 tentang Perubahan atas
Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program JKK JKM.
Pembayaran beasiswa ini ditunaikan setelah aturan turunan dari PP Nomor 82 'I'ahun 2019 yaitu
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara
Penyelenggaraan Program JKK, JKM dan JHT, efektif berlaku pada 1 April 2021. Permenaker ini
mengatur teknis pelaksanaan pemberian manfaat J KK. JKM dan JHT, dengan salah satunya
adalah pembayaran beasiswa pendidikan bagi anak ahli waris peserta.
Direktur Utama BPJamsostek. Anggoro Eko Cahyo mengatakan, beasiswa pendidikan anak
diberikan pada ahli waris peserta yang mengalami risiko meninggal dunia, dan atau kecelakaan
kerja yang berdampak cacat total tetap atau meninggal dunia. Manfaat beasiswa ini diberikan
untuk 2 orang anak dengan nilai maksimal Rpl74 juta, mulai dari T aman Kanak-kanak (TK)
hingga jenjang pendidikan Strata 1 (SI). Kriteria anak yang dapat menerima beasiswa dinyatakan
belum bekerja, belum menikah, dan di bawah usia 23 tahun.
'"Manfaat beasiswa ini naik signifikan, 1.350 persen, dari sebelumnya sebesar Rp 12 juta untuk
satu orang anak, hingga menjadi maksimal Rp 174 juta untuk dua orang anak. Semoga dengan
adanya beasiswa ini dapat mendukung mereka dalam menjalani proses belajar di sekolah,
perguruan tinggi atau pelatihan," ujar Anggoro. Kamis (22/4).
Anggoro menjelaskan, proyeksi total penerima manfaat beasiswa ini mencapai 10.451 anak,
dengan total nilai yang dikucurkan sebesar Rpl 15,64 miliar.
"Saya berharap agar pembayaran beasiswa yang sempat tertunda ini sesegera mungkin kami
tunaikan, paling lambat minggu pertama bulan Mei 2021 mendatang untuk mendukung
pendidikan anak peserta," jelasnya.
Menteri Ketenagakerjaan RI, IdaFauzi-yah mengungkapkan, program ini memberikan semangat
kepada anak-anak penerima beasiswa dan berpesan bahwa pendidikan itu sarana mencapai
masa depan yang cemerlang dan sudah menjadi hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan
yang layak meskipun dengan keterbatasan. Terpisah. Deputi Direktui BPJamsostek Wilayah
Sumbagut.Panji Wibisana menuturkan, berdasarkan data, untuk wilayah Sumbagut ada 400-an
lebih anak dari ahli waris peserta yang menerima beasiswa pendidikan dari TK sampai perguruan
tinggi.
"Manfaat beasiswa ini, tentunya diharapkan bisa ikut meringankan beban para ahli waris
kepesertaan jaminan kerja, hingga sampai nanti anak-anak mereka menggapai cita-citanya,"
tuturnya.
Di kesempatan yang sama. Pejabat Pelaksana Sementara B PJamskstek Cabang Medan Kota,
Rasyidin menambahkan, BPJamsostek memberikan manfaat beasiswa kepada dua anak masing-
masing ahli waris kepesertaan senilai Rp 174 juta.
"Untuk di Medan Kota sendiri, ada sekitar 200 ahli waris peserta yang menerima manfaat
beasiswa tersebut," ujarnya. Rasa syukur juga diungkapkan Aspita Yentti purba, ibu dari anak
penerima beasiswa pendidikan yang berterima kasih kepada BPJamsostek karena sudah peduli
ikut membantu dan meringankan beban keluarganya. "Semoga bantuan ini bermanfaat dan
tentunya kami akan pergunakan sebaik mungkin, sampai anak saya mencapai cita-citanya,"
ujarnya, (ik)
543

