Page 339 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2021
P. 339

"Yang akan diberikan sekaligus, artinya satu kali pencairan dan pekerja akan menerima subsidi
              1  juta,"  kata  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  dalam  konferensi  pers  daring,  Rabu
              (21/7/2021).

              Lantas, apa syarat untuk mendapatkan bantuan tersebut?

              Menaker menjelaskan, bantuan itu akan diberikan kepada pekerja yang berada di daerah yang
              menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

              Bantuan  digulirkan  kepada  pekerja  yang  sektor  pekerjaannya  terdampak  PPKM  antara  lain
              barang konsumsi, perdagangan dan jasa kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi,
              aneka industri, properti, dan real estate.

              Kemudian,  pekerja  harus  berstatus  warga  negara  Indonesia  dibuktikan dengan  nomor  induk
              kependudukan (NIK), terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan dibuktikan dengan
              nomor kepesertaan hingga Juni 2021, dan memiliki rekening bank aktif.

              Syarat lainnya yakni pekerja menerima upah tidak lebih dari Rp 3,5 juta per bulan.

              "Dalam hal pekerja di wilayah PPKM yang UMKnya di atas 3,5 juta, maka menggunakan UMK
              sebagai batas kriteria upah," terang Ida.

              Ida  menyebut,  data  calon  penerima  bantuan  bersumber  dari  data  kepesertaan  BPJS
              Ketenagakerjaan.  Data  tersebut  nantinya  akan  diverifikasi  dan  divalidasi  oleh  BPJS
              Ketenagakerjaan sesuai dengan kriteria dan syarat penerima upah.

              Selanjutnya,  hasil  verifikasi  akan  disampaikan  kepada  Kementerian  Ketenagakerjaan  untuk
              dilakukan pengecekan.

              Ida  mengatakan,  proses  penyaluran  bantuan  akan  dilakukan  oleh  bank-bank  BUMN  yang
              terhimpun sebagai bank himbara, langsung ke rekening penerima.

              Ditargetkan, bantuan ini mampu menyasar 8 juta pekerja sehingga anggaran yang disiapkan
              mencapai Rp 8 triliun.


              "Kami  terus  mendorong  pekerja  yang  belum  menyerahkan  data  nomor  rekening  ke  BPJS
              Ketenagakerjaan untuk segera menyerahkan data rekeningnya ke perusahaan tempat bekerja
              dan untuk diteruskan ke BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

              Ida melanjutkan, saat ini pihaknya tengah menyusun payung hukum bantuan subsidi upah yang
              nantinya akan dituangkan dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan.

              "Di mana kami mengusulkan bahwa bantuan pemerintah ini merupakan program stimulus yang
              kami koordnasikan dengan Komite PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), Kementerian Keuangan,
              dan BPJS Ketenagakerjaan," kata dia.

















                                                           338
   334   335   336   337   338   339   340   341   342   343   344