Page 341 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2021
P. 341
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Sekali lagi saya tekankan bahwa BSU
merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pekerja dan pengusaha di masa sulit akibat
pandemi Covid-19
Ringkasan
Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan pemberian bantuan subsidi gaji atau upah bagi
pekerja atau buruh (BSU) di 2021. BLT Subsidi Gaji tersebut diharapakan dapat mencegah
terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19.
SYARAT DAPAT BLT SUBSIDI GAJI RP 1 JUTA, TERDAFTAR BPJS
KETENAGAKERJAAN HINGGA DI ZONA PPKM LEVEL 4
Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan pemberian bantuan subsidi gaji atau upah bagi
pekerja atau buruh (BSU) di 2021.
BLT Subsidi Gaji tersebut diharapakan dapat mencegah terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja
(PHK) akibat pandemi Covid-19.
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan kebijakan BSU dikeluarkan untuk
mencegah pengusaha memutuskan hubungan kerja dengan pekerjanya, serta membantu
pekerja yang dirumahkan.
"Pemberian BSU diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan menjaga tingkat kesejahteraan
pekerja atau buruh."
"Adanya BSU juga diharapkan mampu membantu meringankan beban pengusaha untuk dapat
mempertahankan usahanya di masa pandemi Covid-19," ujarnya, Rabu (21/7/2021), dikutip dari
laman kemnaker.go.id.
Ida berharap beban perusahaan dapat berkurang dengan adanya BSU tersebut.
"Melalui BSU ini, kita berharap hubungan industrial yang harmonis dan kondusif di perusahaan
terjaga. Sehingga sekali lagi, PHK dapat terhindarkan," tegasnya.
Jumlah calon penerima BSU diestimasi mencapai kurang lebih 8 juta orang dengan kebutuhan
anggaran sebesar Rp8 Triliun.
"Jumlah ini masih berupa estimasi mengingat proses screening data yang sesuai dengan kriteria
di atas masih dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan," terang Ida.
Syarat Penerima BLT Subsidi Gaji
Adapun kriteria yang mendapat Bantuan Subsidi Upah di antaranya yakni:
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Pekerja atau buruh penerima upah
3. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS
Ketenagakerjaan.
"BPJS Ketenagakerjaan dipilih sebagai sumber data, mengingat saat ini data BPJS
Ketenagakerjaan dinilai paling akurat dan lengkap."
340

