Page 537 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 537

meningkatkan  kompetensi  tenaga  kerja  perempuan,  Kementerian  Ketenagakerjaan  ingin
              mengembangkan pekerja perempuan menjadi seorang entrepreneurship atau wirausahawan.
              “Kami  ingin  mendorong  pengusaha  pemula  dan  mandiri  dengan  memfasilitasi  pekerja
              perempuan yang terdampak Covid-19 agar memiliki minat untuk berwirausaha,” kata Menaker
              Ida  usai  secara  simbolis  menyerahkan  bantuan  program  Tenaga  Kerja  Mandiri  (TKM)  di
              Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (13/8). Menaker Ida menegaskan bahwa bantuan program TKM
              sebanyak total 168 paket ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada pekerja
              perempuan untuk tetap membangun semangat juang pada masa pandemik.

              “Separuh  dari  paket  bantuan  itu  diberikan  kepada  kelompok  pekerja  perempuan,  karena
              perempuanperempuan  ini  memiliki  semangat  untuk  membangun  diri  menjadi  seorang
              wirausahawan  yang  mandiri,”  katanya.  Menaker  Ida  menilai,  kelompok  pekerja  perempuan
              penerima  TKM  merupakan  pekerja  yang  dirumahkan  dan  di-PHK  akibat  Covid-19  sehingga
              kehilangan pendapatan. Para pekerja perempuan tersebut tidak putus asa dan menyerah dengan
              keadaan, tetapi tetap mengembangkan wirausaha secara mandiri.

              Perempuan dipilih sebagai penerima program TKM, karena perempuan paling banyak terkena
              dampaknya. Oleh karena itu negara perlu hadir memberikan stimulan kepada teman-teman yang
              mau survive dan mandiri di masa yang sangat sulit ini,” kata Menaker didampingi Plt. Sekjen
              Kemnaker, Budi Hartawan dan Kepala Biro Humas, R. Soes Hindharno.

              Menaker  Ida  menambahkan,  kegiatan  pemberdayaan  wirausaha  baru  TKM  bertujuan  untuk
              merangsang  industri  kecil,  khususnya  yang  digerakkan  pekerja  perempuan  dengan
              meningkatkan kreativitasnya. Menaker Ida mengungkapkan, hingga 31 Juli 2020, menunjukkan
              secara total pekerja formal maupun informal yang terdampak COVID-19 mencapai lebih dari 3,5
              juta orang secara nasional.

              Sedangkan dari data yang sudah di-cleansing (terdata by name by address) Kemnaker dengan
              BPJS Ketenagakerjaan mencapai 2.146.667 orang. “Data yang sudah cleansing tersebut terdiri
              dari pekerja formal yang dirumahkan mencapai 1.132.117 orang, sementara pekerja formal yang
              di-PHK mencapai 383.645 orang.

              Sedangkan pekerja sektor informal yang terdampak mencapai 630.905 orang,” kata Menaker
              Ida.  Plt.  Dirjen  Binapenta  &  PKK,  Aris  Wahyudi,  mengungkapkan  pihaknya  telah  membantu
              sedikitnya 30 kelompok pekerja perempuan terdampak Covid-19 di Provinsi Jawa Barat, Banten,
              dan  DKI  Jakarta.  “Masingmasing  kelompok  berjumlah  20  orang,  sehingga  total  600  pekerja
              perempuan yang telah diberdayakan agar dapat bertahan,” katanya.

              Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengatakan dari dari 17 kecamatan di Purwakarta,
              sebanyak  tujuh  kecamatan  merupakan  kawasan  industri  dan  sebanyak  114  perusahaan
              terdampak Covid-19. “Namun Purwakarta setelah evaluasi menjadi zona kuning. Mudahmudahan
              kedatangan  Bu  Menteri  bisa  menjadi  motivasi  bagi  kami  semua  agar  dapat  melewati  masa
              pandemik ini dengan tetap semangat,” ujarnya. (kreatif by sumeks)

















                                                           536
   532   533   534   535   536   537   538   539   540   541   542