Page 533 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 533
Terlebih, Azis menyatakan, negara membutuhkan terobosan untuk meningkatkan perekonomian
nasional di tengah pandemi Covid-19, yaitu RUU Ciptaker. Hal itu dipaparkan Azis saat diskusi
RUU Ciptaker dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jabodetabek, di Gedung DPR RI,
Senayan, Jakarta, Kamis (13/8).
"Negara mana yang saat-saat ini dalam masa pandemi Covid-19 tidak terkena krisis ekonomi?
Untuk menghadapi krisis perlu solusi. Perlu terobosan demi meningkatkan ekonomi kita. Semua
negara saat ini terkena krisis. Untuk itulah perlu terobosan dan tentunya terobosan tersebut
harus dibuat UU-nya (RUU Ciptaker)," ujar Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan
Keamanan (Korpolkam) ini.
Di sisi lain, Azis menekankan dalam penyusunan RUU Ciptaker tidak ada satupun niat untuk
menyengsarakan rakyat. Azis menyampaikan, ia juga mempunyai anak-anak dan saudara yang
tidak akan mungkin disengsarakannya.
"Berkenaan tentang tudingan bahwa DPR RI merebut kemakmuran rakyat, maka saya tegaskan
tidak benar jika kami dikatakan berniat menyengsarakan rakyat. Saya juga punya anak dan
saudara. RUU Cipta Kerja ini demi keluar dari masa krisis global," ujar politikus Fraksi Partai
Golkar itu.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel tersebut, Azis
mengungkapkan, untuk keluar dari masa krisis, negara juga perlu untuk mendatangkan investor.
"Namun, kami jamin 100 persen bahwa nantinya dalam mendatangkan investor itu tidak ada hak
dan kewarganegaraan warga negara yang diambil. Tidak ada hak dan kewarganegaraan warga
negara yang dirugikan," tandas Azis. (OL-09).
532

