Page 579 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 579
Judul OMNIBUS LAW BERTUJUAN UNTUK CIPTAKAN LAPANGAN KERJA
UNTUK GENERASI MENDATANG
Nama Media Media Perkebunan
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL Pg62&63
Jurnalis *
Tanggal 2020-08-14 08:48:00
Ukuran 188x265mmk
Warna Warna
AD Value Rp 25.000.000
News Value Rp 125.000.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Danang Giriwardhana (Direktur Eksektutif APINDO) Jadi siapapun yang menolak UU
Cipta Kerja ini tolong buat alternatif lain cara mengatasi kurangnya pekerjaan di masa depan.
Jangan asal tolak saja tetapi tidak memberikan alternatif apapun terhadap masalah besar yang
harus dihadapi bangsa ini
positive - Danang Giriwardhana (Direktur Eksektutif APINDO) Menaptakan lapangan kerja
merupakan tantangan terbesar. Investasi naik tidak ada artinya kalau tidak menaptakan
lapangan kerja. Penciptaan tenaga kerja harus mendekati jumlah lulusan perguruan tinggi setiap
tahunnya. Kalau terlalu banyak aturan yang tidak saling konsisten maka pengusaha hanya bisa
pasrah saja dan mencari berbagai cara supaya bisnisnya bisa bertahan
positive - Jokowi (Presiden) Tapi implementasinya dana untuk SDM sangat kecil sekali dibanding
untuk biodiesel dan PSR, seperti bayi yang menggigit jari
Ringkasan
UU Cipta Kerja atau Omnibus Law adalah upaya untuk mendptakan lapangan kerja bukan saja
sekarang tetapi terutama untuk masa depan. Anak-anak yang sekarang sedang kuliah
diharapkan ketika lulus nanti tersedia pekerjaan sehingga mereka tidak menganggur. Danang
Giriwardhana, Direktur Eksektutif APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) menyatakan hal ini
dalam webinar Nasib SDM Di Perkebunan Sawit Era New Normal yang dilaksanakan Media
Perkebunan.
OMNIBUS LAW BERTUJUAN UNTUK CIPTAKAN LAPANGAN KERJA UNTUK GENERASI
MENDATANG
UU Cipta Kerja atau Omnibus Law adalah upaya untuk mendptakan lapangan kerja bukan saja
sekarang tetapi terutama untuk masa depan. Anak-anak yang sekarang sedang kuliah
diharapkan ketika lulus nanti tersedia pekerjaan sehingga mereka tidak menganggur. Danang
578

