Page 581 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 581
Redaksi Media Perkebunan pernah menemukan seorang office boy lulusan S2 perguruan tinggi
ternama. Setelah 2 tahun mencari kerja dengan ijasah S2nya, akhirnya menyerah dan dengan
ijasah SLTA melamar jadi office boy. Dia merasa bersyukur akhirnya bisa bekerja dan
berpenghasilan setelah lama menganggur.
Bisa juga terjadi mismatch vertikal yaitu orang tidak bekerja sesuai bidang keahliannya. Kondisi
ini sudah jamak terjadi di Indonesia.
"Menaptakan lapangan kerja merupakan tantangan terbesar. Investasi naik tidak ada artinya
kalau tidak menaptakan lapangan kerja. Penciptaan tenaga kerja harus mendekati jumlah lulusan
perguruan tinggi setiap tahunnya. Kalau terlalu banyak aturan yang tidak saling konsisten maka
pengusaha hanya bisa pasrah saja dan mencari berbagai cara supaya bisnisnya bisa
bertahan,"kata Danang.
Industri kelapa sawit merupakan industri strategis bagi bangsa Indonesia baik terhadap
pembentukan PDB dan penyerapan tenaga kerja. Kebaikan sawit seperti ini harus terus
dikampanyekan.
Omnibus Law pada kelapa sawit akan mendukung perbaikan kebijakan sehingga dan
mempertahankan dan mengangkat industri semakin berkembang dari hulu ke hilir. Eksistensi
SDM dan pekebun sangat penting dan dengan omnibus law, regulasi akan berpihak dan
mendukung kapasitas SDM.
Dalam kesempatan itu juga Sumarsono Saragih, penggiat SDM dan Ketua Bidang SDM GAPKI
menyatakan isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM)yang berkaitan dengan SDM akan menjadi
salah satu pembunuh sawit di Eropa. Enam PR isu perburuhan sebelum Covid-19 menurut ILO
adalah status pekerja, upah, dialog sosial, buruh anak, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
dan pengawasan pemerintah.
SDM merupakan prioritas pertama kebijakan Presiden Jokowi. Sejalan dengan ini maka untuk
kelapa sawit tujuan pendirian BPDPKS menurut PP nomor 62 tahun 2015 adalah yang pertama
kali disebut adalah untuk kepentingan pengembangan SDM. "Tapi implementasinya dana untuk
SDM sangat kecil sekali dibanding untuk biodiesel dan PSR, seperti bayi yang menggigit
jari,"katanya.
Pada masa pandemi Covid-19 dan new normal sawit terbukti tangguh dengan tidak ada pusaran
penularan, tidak ada PHK berjalan normal, kontribusi devisa, harapan motor pemulihan ekonomi,
bahan aktif disinfektan dan sanitasi, mengandung vitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Dalam era ini SDM harus melaksanakan protokol dengan disiplin tinggi.
Bagaimana tingkat kepedulian pemerintah, perusahaan dan GAPKI, petani, buruh dan pekerja,
planter, praktisi, peneliti dan aktivis apakah tinggi, sedang rendah atau sama sekali tidak peduli.
S
Caption:
Danang Girhvardhana, Direktur Eksektutif APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia)
580

