Page 574 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 AGUSTUS 2020
P. 574
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang juga Ketua Pelaksana Komite
Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengatakan program ini akan
dijalankan pada September 2020 mendatang.
KAPAN PEGAWAI GAJI DI BAWAH RP 5 JUTA MULAI DAPAT RP 600.000/BULAN?
Pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bantuan kepada para pegawai swasta yang bergaji
di bawah Rp 5 juta per bulan. Pemberian bantuan ini akan diberikan kepada 13,8 juta pekerja di
Indonesia.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang juga Ketua Pelaksana Komite
Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengatakan program ini akan
dijalankan pada September 2020 mendatang.
"Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan
di bulan September 2020 ini. Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja non
PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150.000
per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan," kata Erick dalam keterangan
resmi yang dikutip detikcom , Kamis (6/8/2020).
Erick menjelaskan bantuan akan diberikan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan. Namun
pemerintah akan memberikannya langsung per 2 bulan kepada masing-masing rekening pekerja
tersebut.
"Bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan akan langsung diberikan per dua bulan
ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan," imbuhnya.
Bantuan ini diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat sehingga bisa menggerakkan
perekonomian Indonesia agar cepat pulih.
"Pemerintah telah memiliki program bantuan untuk rakyat miskin dan pekerja yang terdampak
pemutusan hubungan kerja melalui Program Kartu Pra Kerja. Tujuan pemerintah
menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal
ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi," terangnya.
Terdapat dua hal yang menjadi fokus dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi, dengan
memberikan stimulus ekonomi yang manfaatnya nyata dirasakan masyarakat. Misalnya untuk
masyarakat miskin berupa program bantuan sosial dan dukungan kepada UMKM berupa subsidi
bunga dan kredit. Selanjutnya juga dilakukan percepatan penyerapan tenaga kerja melalui
proyek-proyek padat karya.
Upaya percepatan pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan upaya kesehatan dan
membangun rasa aman di tengah pandemi ini. Rasa aman dapat mendorong masyarakat tingkat
menengah ke atas untuk mulai berani membelanjakan uang atau tabungannya pada sektor-
sektor produktif maupun investasi, dengan begitu diharapkan akan menggerakkan
perekonomian di Indonesia.
"Program pemulihan ekonomi yang dilaksanakan oleh pemerintah cukup banyak namun saling
berkesinambungan, seperti bantuan sosial tunai, bantuan pangan non tunai, program keluarga
harapan hingga penyaluran kredit di sektor UMKM, dibutuhkan waktu, data yang akurat serta
koordinasi dengan banyak pihak untuk melakukan realisasi bantuan tersebut secara tepat,"
ujarnya.
573

