Page 589 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 AGUSTUS 2020
P. 589
disebutkan ada 26 kantor yang ditutup karena pegawainya positif virus corona, namun jumlah
itu kemudian diralat menjadi 24 kantor.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI, Andri Yansah,
mengakui adanya kesalahan di pendataan awal. Dia mengatakan, data yang benar hanya 24
kantor yang ditutup karena kasus virus corona. Sementara 7 kantor ditutup karena melanggar
protokol kesehatan. Sehingga total ada 31 kantor yang ditutup.
"Kami memohon maaf atas kesalahan administrasi yang terjadi. Saya luruskan bahwa yang benar
adalah 31 kantor yang ditutup sementara, Polres Jakarta Utara tidak termasuk. Dari 31 kantor
itu, 24 kantor ditutup sementara karena ada laporan kasus positif COVID-19, sedangkan 7 kantor
lainnya ditutup sementara karena melanggar protokol kesehatan COVID-19," kata Andri, dalam
keterangannya, Kamis (6/8).
Dalam data yang diralat, ada beberapa kantor baru yang masuk dalam daftar penutupan, namun
ada juga yang dihapus. Salah satu kantor yang dihapus itu, yakni Polres Jakarta Utara.
Selain itu, PT.
Daeyoung Communications Indonesia, PT.
Kronus Indonesia, dan PT.
Asiapay Technology Indonesia di Jakarta Selatan juga dihapus dari daftar. Ketiga kantor ini
dipindah ke dalam daftar kantor yang ditutup karena tak mematuhi protokol kesehatan.
Sementara itu ada dua kantor baru yang masuk daftar penutupan kantor karena kasus virus
corona, yakni PT. Pegadaian di Jakarta Pusat dan Suzuki Finance di Jakarta Timur.
Andri pun mengapresiasi perusahaan maupun perkantoran yang kooperatif dalam melaporkan
kasus positif virus corona di lingkungannya. Dia meminta seluruh perusahaan dan perkantoran
di Jakarta melakukan hal serupa.
"Penutupan karena kasus positif COVID-19 ini tidak berarti dilakukan pada seluruh gedung
perkantoran. Namun, hanya pada area yang ditemukan pegawai terjangkit COVID-19. Kecuali,
kasus positif COVID-19 di perkantoran tersebut terjadi secara masif. Penutupannya juga hanya
3 hari, untuk dilakukan disinfeksi pada area tersebut," terangnya.
Berikut daftar 24 kantor yang ditutup sementara akibat kasus virus corona dan 7 kantor ditutup
akibat melanggar protokol kesehatan: Jakarta Pusat PT. Indosat Wisma B SG Abdul Muis
(Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Laut) Kimia Farma BRI KCU Ta nah Abang
PT. Link Tone Indonesia (Gedung INews/ okezone) PT. Meind o Elan g Indah Pusat Pengel
okaan Kompl ek Kemayoran (PPKK) Keme nterian Sekretariat Negara PT. Pegadaian Jakarta
Barat Kantin Walikota Jakarta Barat PTSP Jakarta Barat Jakarta Utara BCA Multifinance
Kecamatan Koja PT. Dunia Ex pedisi T ransindo PT. Astra Daihatsu Motor Jakarta Timur PT.
Yamaha PT. Puninar TIP TOP PT. Mitsubishi Krama Yudha Motor PT. PP Konstruksi BPKP
Suzuki Finance Jakarta Selatan BNI Life SMESCO PT. BCA SCBD KE B H ana Bank Jakarta
Pusat Proyek Graha Pertamina Jakarta Barat PT.FAP Agri Jakarta Timur PT.Wintard Jaya
Jakarta Selatan PT.Daeyoung Communications Indonesia PT.Kronus Indonesia PT. A siapay
Technology Indonesia PT. Telematic Multisystem ------------------------------- (c) PT Dynamo
Media Network Version 1.1.259.
588

