Page 611 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 AGUSTUS 2020
P. 611

Bantuan  Langsung  Tunai  (BLT).  Tujuan  pemberian  stimulus  tambahan  tersebut  untuk
              mendorong konsumsi masyarakat.
              Menurut Erick, pemerintah selama ini telah memiliki program bantuan untuk rakyat miskin dan
              pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja melalui Program Kartu Pra Kerja. "Tujuan
              pemerintah  menggelontorkan  bantuan  gaji  tambahan  ini  adalah  untuk  mendorong  konsumsi
              masyarakat.  Hal  ini  penting  untuk  menggerakkan  perekonomian  dan  mendorong  pemulihan
              ekonomi," jelas Erick Thohir dalam siaran persnya, Kamis (6/8).

              Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan
              di bulan September 2020 ini. Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja nonPNS
              dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150 ribu per
              bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

              "Bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan akan langsung diberikan per dua
              bulan  ke  rekening  masing-masing  pekerja  sehingga  tidak  akan  terjadi  penyalahgunaan,"
              pungkasnya.

              Erick mengatakan selama ini program pemulihan ekonomi yang dilaksanakan oleh pemerintah
              cukup  banyak  dan  saling  berkesinambungan,  seperti  bantuan  sosial  tunai,  bantuan  pangan
              nontunai,  program  keluarga  harapan  hingga  penyaluran  kredit  di  sektor  UMKM.  Dibutuhkan
              waktu,  data  yang  akurat  serta  koordinasi  dengan  banyak  pihak  untuk  melakukan  realisasi
              bantuan tersebut secara tepat.

              "Percepatan realisasi program pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan prioritas utama
              pemerintah untuk kesehatan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pandemi ini
              agar kesehatan pulih, dan ekonomi pun bangkit," jelas Erick Thohir.

              Pandemi  Covid-19  telah  mengubah  hampir  seluruh  aspek  kehidupan  manusia  juga  ekonomi
              dunia,  semua  negara  terdampak  termasuk  Indonesia.  Badan  Pusat  Statistik  (BPS)  baru  saja
              mengumumkan  angka    output    perekonomian  atau  Produk  Domestik  Bruto  (PDB)  Indonesia
              periode kuartal II-2020 negatif. PDB Indonesia periode April-Juni 2020 terkontraksi atau minus
              5,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

              Terdapat  dua  hal  yang menjadi  fokus  dalam  upaya  percepatan  pemulihan  ekonomi,  dengan
              memberikan stimulus ekonomi yang manfaatnya nyata dirasakan masyarakat. Misalnya untuk
              masyarakat miskin berupa program bantuan sosial, dan dukungan kepada UMKM berupa subsidi
              bunga dan kredit.

              Selanjutnya juga dilakukan percepatan penyerapan tenaga kerja melalui proyek-proyek padat
              karya. Upaya percepatan pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan upaya kesehatan
              dan membangun rasa aman di tengah pandemi ini.

              Rasa  aman  dapat  mendorong  masyarakat  tingkat  menengah  ke  atas  untuk  mulai  berani
              membelanjakan uang atau tabungannya pada sektor-sektor produktif maupun investasi. Dengan
              begitu diharapkan akan menggerakkan perekonomian di Indonesia..














                                                           610
   606   607   608   609   610   611   612   613   614   615   616