Page 615 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 AGUSTUS 2020
P. 615

INI SYARAT KARYAWAN BISA DAPAT BANTUAN PEMERINTAH RP 600.000 PER
              BULAN
              JAKARTA, - Pemerintah akan memberi bantuan bagi karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp
              5 Juta per bulan.

              Syaratnya,  karyawan  harus  terdaftar  di  Badan  Penyelenggara  Jaminan  Sosial  (BPJS)
              Ketenagakerjaan.

              "Fokus bantuan pemerintah ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN yang aktif terdaftar
              di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150.000 per bulan atau setara dengan gaji
              di  bawah  Rp  5  juta  per  bulan,"  kata  Ketua  Pelaksana  Komite  Penanganan  Covid-19  dan
              Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2020).

              Erick menyebut Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian
              Ketenagakerjaan di bulan September 2020 ini.

              "( Bantuan) akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja sehingga
              tidak akan terjadi penyalahgunaan," ujarnya.

              Menteri BUMN ini menyebut, tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini
              adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

              "Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi," kata
              Erick.

              Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, rencana pemberian bantuan ini merupakan salah
              satu agenda dalam rangka penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN).

              "Pemerintah sedang kaji untuk menyiapkan pemberian bantuan gaji kepada 13 juta pekerja yang
              memiliki  upah  di  bawah  Rp  5  juta,"  kata  Sri  Mulyani,  dalam  konferensi  pers  virtual,  Rabu
              (5/8/2020).
              Mantan  Direktur  Pelaksana  Bank  Dunia  itu  menambahkan,  untuk  merealisasikan  rencana
              tersebut, anggaran belanja yang dibutuhkan akan mencapai Rp 31,2 triliun.

              "Ini dilakukan karena sampai dengan Agustus ini penyerapan program PEN masih dirasa perlu
              untuk ditingkatkan," katanya..




























                                                           614
   610   611   612   613   614   615   616   617   618   619   620