Page 613 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 AGUSTUS 2020
P. 613
PRESIDEN SERIKAT PEKERJA APRESIASI WACANA PEMERINTAH BERI BANTUAN
PADA PEKERJA BERGAJI KURANG RP 5 JUTA
- Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memberikan
apresiasi terhadap rencana pemerintah untuk mempercepat penyerapan anggaran program
Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN) dengan memberikan bantuan kepada 13 juta pekerja/buruh
yang mendapatkan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan, dana yang disiapkan untuk memberikan bantuan
gaji kepada 13 juta tersebut berjumlah Rp 32,2 trilyun.
"Terhadap program pemberian bantuan gaji kepada buruh tentu KSPI setuju. Kami berharap
program ini bisa segera direalisasikan," kata Said Iqbal dalam keterangan terrulisnya yang
diterima redaksi Industry.co.id Kamis (6/8).
Apalagi, lanjutnya, di masa pandemi covid-19 ini banyak buruh yang tidak mendapatkan upah
penuh. Dampaknya adalah daya beli buruh turun.
KSPI mengingatkan, hal yang paling penting dari program ini harus tepat sasaran, tepat guna,
dan disertai dengan pengawasan yang ketat terhadap implementasi program tersebut.
"Data 13 juta buruh yang akan menerima bantuan ini harus valid agar pemberian bantuan upah
tepat sasaran," ujar Said Iqbal.
KSPI sendiri secara terbuka pernah mengusulkan program subsidi upah bagi buruh terdampak
covid 19. Dengan adanya subsidi upah, manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh buruh yang
turun daya belinya.
"Program ini hampir mirip dengan subsidi upah di beberapa negara, seperti di Selandia Baru,
Eropa Barat, Singapura, dan Australia," lanjut Iqbal.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memberikan apresiasi terhadap
rencana pemerintah untuk mempercepat penyerapan anggaran program Pemulihan Ekonomi
Nasional ( PEN) dengan memberikan bantuan kepada 13 juta pekerja/buruh yang mendapatkan
gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan
pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta akan mendapat bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.
"Pemerintah akan memberikan bansos untuk mereka dengan gaji di bawah Rp5 juta," katanya
dalam konferensi pers terkait KSSK di Jakarta, Rabu(5/8/20200) .
Sri Mulyani menyatakan penerima bansos itu akan mencapai 13 juta pekerja dengan anggaran
yang disiapkan mencapai Rp31 triliun.
"Sekarang sedang diidentifikasi targetnya yang diperkirakan bisa mencapai 13 juta. Nanti
anggarannya kira-kira sekitar Rp31 triliun," ujarnya.
Tak hanya itu, ia menyatakan peningkatan belanja pemerintah juga akan dilakukan untuk
melindungi masyarakat seperti melalui bantuan sosial produktif hingga Rp30 triliun bagi 12 juta
UMKM..
612

