Page 26 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 26

"Jumat (22/1/2021) jenazah sampai di Medan," kata Meilina, Kamis.

              Lanjutnya, saat ini pihaknya akan berkordinasi dengan pihak keluarga untuk proses pemulangan
              jenazah, apakah dari pihak keluarga atau dari pihak pemerintah.

              "Kami tidak mau sampai sana nanti berebut jenazah. Sedangkan nomor jenazah ada di kami,
              nanti jadi ribut," kata sekretaris Dinkes Asahan itu.

              Lanjutnya, pemulangan ini dapat dilakukan karena mendapatkan sponsor dari organisasi yang
              berada di Malaysia.
              "Banyak itu yang dimakamkan di sana, banyak juga yang pulang menggunakan biaya sendiri.
              Ini syukurlah ada sponsor," ujarnya.

              Ia menyebutkan, bahwa kejadian seperti ini terulang kembali karena kenakalan masyarakat yang
              tetap nekat berangkat meskipun sudah mengetahui risikonya.

              "Yang kemarin kami pulangkan udah ada yang berangkat lagi ke Malaysia. Terkadang kesal itu
              ada, tapi mau gimana lagi ya," katanya.

              Ia berharap agar masyarakat dapat mengerti betapa bahayanya menjadi TKI ilegal, sebab bila
              terjadi sesuatu akan sulit untuk mengurus data-datanya.

              "Kalau resmi, kami juga akan melakukan perlindungan kepada TKI," ujarnya.

              TKI Ilegal Meilina Siregar menambahkan, Nasrul merupakan seorang Tenaga Kerja Indonesia
              (TKI) ilegal.

              "Itu kan memang ilegal, dan kami pun tidak ada menerima laporan dari KBRI, bahkan untuk ke
              pemda gak ada juga.

              Yang  membuat  sulit,  karena  dia  tidak  ada  surat,"  ujarnya  kepada  Tribun-medan.com  saat
              dijumpai.

              Ia mengaku, mengetahui kasus tersebut terlebih dahulu dari media sosial yang sudah beredar
              sehingga belum mengetahui apa motif pelaku membunuh korban.

              "Kami dapat info itupun dari facebook, karena udah viral itu, sehingga sampai saat ini kami tidak
              mengetahui apa motifnya," ujarnya.
              Dikatakannya, untuk TKI yang tidak memiliki surat izin resmi, itu bukanlah tanggungjawab dari
              Dinas Tenaga Kerja.

              "Dia inikan ilegal, jadi kami tidak memiliki tanggung jawab disitu. Setidaknya kamipun paling
              bantu pengurusan saja. Itu pun kalau ada surat resmi masuk ke kami," katanya.

              Dikatakannya,  kasus  seperti  ini  sering  terjadi  di  tahun  2020,  namun  Dinas  Tenaga  Kerja
              Kabupaten  Asahan  tidak  memiliki  data,  dikarenakan  bukan  wewenang  mereka  untuk
              menindaklanjutinya.

              "Gak ada laporan ke kami. Bahkan kasus yang serupa saja baru terjadi terhadap Lisa Sirait yang
              baru-baru ini kami ketahui anak di bawah umur," katanya.
              Ditanyakan Tribun-Medan.com, apa tindakan Disnaker Asahan bila kedapatan ada agen ilegal
              yang memberangkatkan TKI secara ilegal.





                                                           25
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31