Page 23 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 23

CEGAH KEKERASAN TERHADAP PERS, PEMERINTAH DAN DPR DIMINTA LAKUKAN
              INI
              Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) bersama LBH Pers dan Indonesia Judicial Research
              Society (IJRS) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah dan DPR dalam rangka
              memberikan jaminan kebebasan pers dan jaminan pemenuhan hak ketenagakerjaan jurnalis.

              Direktur Eksekutif LBH Pers, Ade Wahyudin menyampaikan setidaknya ada tiga rekomendasi
              yang  dilayangkan  pihaknya  kepada  pemerintah  dan  DPR.  Rekomendasi  tersebut  berkaitan
              dengan produk hukum yang perlu ditinjau ulang. "Pertama, meninjau ulang dan membatalkan
              pasal-pasal karet yang kerap dijadikan alat untuk melakukan kriminalisasi dan membungkam
              kebebasan berekspresi," kata Ade dalam paparannya, Kamis (21/1/2021).

              Kedua,  mempertimbangkan  untuk  memperkuat  peran  Dewan  Pers  dalam  menangani  kasus-
              kasus terkait dugaan tindak pidana yang melibatkan jurnalis dalam melaksanakan kerja-kerja
              pers  yang  seharusnya  bebas  dari  ancaman  kriminalisasi.  "Ketiga,  meninjau  ulang  dan
              membatalkan ketentuan mengenai ketenagakerjaan dalam Undang-Undang No 11 Tahun 2020
              Tentang Cipta Kerja yang memperlemah hak-hak pekerja media," ujar dia.

              Secara khusus, Ade juga memberikan rekomendasi bagi masing-masing lembaga atau insititusi
              negara. Rekomendasi pertama dilayangkan bagi lembaga DPR. Lembaga perwakilan rakyat ini
              diminta  untuk  menjalankan  fungsi  pengawasan  terhadap  upaya  penegakan  hukum  guna
              menghindarkan terjadi impunitas bagi aktor-aktor yang menjadi pelaku penyerangan jurnalis,
              baik serangan fisik, non fisik, serangan hukum maupun serangan siber. "Menjalankan fungsi
              pengawasan terhadap pelanggaran-pelanggaran hak ketenagakerjaan jurnalis, terlebih dalam
              situasi pandemi," tutur dia.

              Pemerintah, melalui kementerian ketenagakerjaan (Kemenaker) diminta melakukan pengawasan
              dan penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran hak ketenagakerjaan jurnalis, terlebih dalam
              situasi pandemi. "Untuk Aparat Penegak Hukum (APH), menegakkan perlindungan hukum bagi
              produk pers dan jurnalis sesuai dengan Undang-Undang No.40 Tahun 1999 Tentang Pers dan
              mengusut pelaku kekerasan terhadap jurnalis secara tuntas," pungkasnya.

              Lihat Juga: Chemistry Amanda Manopo dan Arya Saloka Kiat Kuat, Rating Ikatan Cinta Terus
              Melambung (cip).




























                                                           22
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28