Page 144 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MARET 2021
P. 144

Menurutnya, dengan bantuan subsidi upah ini bisa meningkatkan dan menjaga daya beli buruh.
              Disamping itu Said sangat berterimakasih kepada Presiden karena sudah memberikan bantuan
              untuk pekerja/buruh di tahun lalu.

              Lalu  Pemerintah  juga  memberikan  bantuan  langsung  tunai  (BLT)  untuk  masyarakat  miskin,
              kemudian adanya program Kartu Pra Kerja untuk masyarakat yang menganggur, yang di tahun
              2021 di perpanjang. Namun, ia mempertanyakan kenapa BSU tidak dilanjutkan.

              "Sekarang BSU dihilangkan, Kemnaker ke mana aja? kenapa nggak bisa meyakinkan komisi IX?
              kerjanya apa Menaker. Dulu janjinya pak Erick Thohir Menteri BUMN, dan ibu Sri Mulyani Menteri
              Keuangan dan bu Ida Fauziyah menteri tenaga kerja tahun 2021 bahwa tetap ada BSU. Kok tiba-
              tiba nggak masuk di APBN 2021," ungkapnya.

              Oleh karena itu, Said meminta kepada Presiden Jokowi dan Pimpinan DPR untuk memberikan
              kembali BSU kepada pekerja/buruh. Karena dengan adanya BSU bisa menjaga daya beli.

              "Menaker mengatakan jangan takut masih ada yang lain bentuknya, tak mungkinlah, BSU aja
              tidak ada, mau mengambil uang dari mana. Emang mau mengambil dari kantong pribadi, gak
              mungkin," katanya.

              "Akhirnya Kartu Prakerja 3,9 juta. Kartu Prakerja itu untuk orang yang nganggur, bantuan subsidi
              upah itu untuk orang yang bekerja. Masa tidak bisa membedakan itu, jangan akal-akalan, daya
              beli ini turun di tengah ancaman ledakan PHK akibat covid-19, sekarang banyak yang meninggal
              buruh," pungkasnya.

              Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, program Bantuan
              Subsidi Upah (BSU) atau subsidi gaji tidak dilanjutkan. Sedangkan untuk program Kartu Prakerja
              tetap berlanjut di tahun ini dengan alokasi anggaran Rp 20 triliun.

              "Iya, subsidi upah sampai sekarang memang di anggaran 2021 tidak dialokasikan. Karena kita
              konsentrasi pada program Kartu Prakerja. Jadi program Kartu Prakerja masih diteruskan," kata
              Menaker saat mengunjungi Kampoeng Djamoe Organik Martha Tilaar di Cikarang, Bekasi, Jawa
              Barat, Rabu (3/2/2021).

              Menaker menegaskan dalam program Kartu Prakerja tidak hanya untuk peningkatan kompetensi
              tapi  juga  ada  insentif  penerima  program.  Maka  dari  itu  Pemerintah  tidak  lagi  menggunakan
              skema subsidi upah dalam menggelontorkan bantuan untuk pekerja yang terdampak covid-19.

              "Kita tidak menggunakan skema subsidi upah, tapi program Kartu Prakerja yang di situ ada
              insentifnya tetap dilanjutkan, alokasinya cukup besar Rp 20 triliun," katanya.

              Adapun pada 2020, Pemerintah memang memberikan subsidi upah kepada pekerja atau buruh
              yang berpenghasilan di bawah Rp 5 juta. Subsidi tersebut sebesar Rp 2,4 juta dari bulan Oktober
              hingga Desember 2020.

              Lebih lanjut Menaker menjelaskan, awalnya program Kartu Prakerja hanya untuk peningkatan
              kompetensi, namun berubah. Di dalam program Kartu Prakerja juga terdapat semi bansosnya
              untuk penerima.

              Sementara  itu,  untuk  informasi  kapan  pastinya  Kartu  Prakerja  dibuka  kembali.  Menaker
              menekankan  kebijakan  itu  ada  di  bawah  Menteri  Koordinator  Perekonomian.  Kementerian
              Ketenagakerjaan hanya menjadi bagian dari program itu saja.
              "saya rasa itu ada di bawah koordinasi Menko Perekonomian kami Kemnaker menjadi bagian
              dari program itu, karena kami punya pelayanan Sisnaker yang juga memberikan pelatihan bagi
              program Kartu Prakerja itu sendiri," pungkasnya.

                                                           143
   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149