Page 32 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MARET 2021
P. 32

APAKAH SUBSIDI GAJI BAKAL DILANJUTKAN DI 2021? SIMAK PENJELASAN MENKO
              AIRLANGGA
              Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, saat ini pemerintah
              sedang fokus dalam menggerakkan sektor-sektor produktif. Dengan demikian, pemerintah juga
              bisa menggerakkan perekonomian dari sisi konsumsi.

              Berdasarkan latar belakang tersebut, Pemerintah memutuskan untuk tidak melanjutkan program
              subsidi gaji pada tahun ini.

              "Jadi, perlindungan sosial sekarang berbeda dengan tahun lalu yang ada subsidi gaji. Tahun ini
              lebih ke sektor produktif," jelas Airlangga saat talkshow secara daring yang ditayangkan di kanal
              YouTube BNPB, Selasa (9/3/2021).

              Dia  menambahkan,  ada  dua  alasan  mengapa  pemerintah  lebih  fokus  kepada  sektor  yang
              produktif. Pertama,  untuk  mengurangi  angka  pengangguran  atau  jumlah  individu yang  tidak
              bekerja akibat pandemi Covid-19.

              Kedua, dengan tenaga kerja yang terserap, maka hal itu bisa mendorong daya beli bagi orang
              yang  bekerja.  Dengan  demikian,  perlindungan  sosial  pada  tahun  ini  lebih  menitikberatkan
              program padat karya untuk berbagai sektor.

              "Jadi program padat karya didorong apakah itu pertanian. Apakah itu infrastruktur. Juga kita
              dorong untuk UMKM, bangga akan buatan barang dalam negeri," tambahnya.
              Sebelumnya,  melansir,  program  subsidi  gaji  dalam  program  Bantuan  Subsidi  Upah  (BSU)
              dipastikan tak lagi dilanjutkan tahun ini oleh pemerintah. Dana untuk pencairan BLT ini tak lagi
              teralokasi di APBN 2021.

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengakui bahwa dana BLT subsidi gaji atau
              bantuan subsidi upah (BSU) tahun ini tidak ada alokasinya dalam APBN 2021.

              "Sementara,  memang  di  APBN  2021  BSU  tidak  dialokasikan.  Nanti  dlihat  bagaimana  kondisi
              ekonomi berikutnya," ujar Ida dikutip dari, Selasa (9/2/2021).

              Ida menjelaskan, program bantuan subsidi upah ini pasti akan berlanjut asalkan tergantung dari
              situasi dan kondisi perekonomian nasional tahun ini.
              "Nanti  kami  lihat  kondisi  ekonomi  berikutnya,"  kata  menteri  dari  unsur  dari  Politisi  Partai
              Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

              Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul.Penulis : Dian Erika Nugraheny  Editor :
              Krisiandi.




















                                                           31
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37