Page 308 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 AGUSTUS 2020
P. 308

Direktur  Utama  BPJAMSOSTEK  Agus  Susanto  dalam  rilis  yang  diterima  di  Jakarta,  Selasa,
              mengatakan  penyerahan  dilakukan  secara  bertahap  sesuai  kesepakatan  dengan  Kemenaker
              untuk  mempermudah  proses  rekonsiliasi,  monitoring  dan  mempertimbangkan  prinsip  kehati-
              hatian dalam pelaksanaan program BSU.

              Agus menjelaskan dari target calon penerima BSU 15,7 juta, saat ini telah terkumpul sebanyak
              13,7 juta nomor rekening, dan sudah divalidasi berlapis hingga 3 tahap dan jumlah data yang
              tervalidasi mencapai 10 juta. "Dari jumlah tersebut kami serahkan pada tahap pertama sebanyak
              2,5 juta data peserta".

              Gelombang penyerahan data berikutnya akan dilakukan secara bertahap (batch) hingga seluruh
              rekening pekerja yang telah tervalidasi bisa menerima haknya.

              Saat  ini  masih  terdapat  sekitar  2  juta  pekerja  yang  nomor  rekeningnya  belum  diterima
              BPJAMSOSTEK.  "Kami  tidak  henti-hentinya  mengimbau  kepada  perusahaan  untuk  segera
              menyerahkan data terkini para pekerja yang mencakup nomor rekening aktif atas nama pekerja,
              paling lambat 30 Agustus 2020," ujarnya.

              Begitu  pula  dengan  nomor  rekening  yang  tidak  valid  akan  dikembalikan  kepada  perusahaan
              untuk dikonfirmasi kembali kepada pekerjanya dan akan dilakukan validasi ulang.

              Sementara  kantor  cabang  sebagai  garda  terdepan  menyatakan  akan  terus  berkomunikasi
              dengan pengelola SDM (HRD) perusahaan agar pekerja yang memenuhi syarat tidak terlewat
              dalam pemenuhan haknya.

              Kepala  Kantor  Cabang  BPJAMSOSTEK  Kebayoran  Baru  Jakarta  Sony  Suharsono  mengatakan
              akan  terus  mengumpulkan  data  rekening  pekerjanya.  "Harapan  kami,  bantuan  yang  akan
              diterima  pekerja  akan  berguna  dalam  kondisi  pandemi  saat  ini."    Sementara  itu,  Menteri
              Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah menerima data yang disampaikan oleh BPJAMSOSTEK dan
              menyatakan data batch pertama BSU sebanyak 2,5 juta ini akan dicek kesesuaian data yang
              ada.

              Baja juga>>  BPJAMSOSTEK: Sebanyak 75.626 Pekerja Telah Masukkan Rekening Program
              BSU  "Setelah itu baru akan kami serahkan kepada KPPN untuk nanti akan disalurkan ke bank
              penyalur, dalam hal ini adalah bank-bank pemerintah. Dari bank pemerintah tersebut nanti akan
              ditransfer ke penerima program Bantuan Subsidi Upah," ucapnya.

              Kemnaker butuh waktu empat hari untuk melakukan pemeriksaan data yang telah diberikan oleh
              BPJAMSOSTEK demi mengedepankan prinsip kehati-hatian.

              Ida juga memastikan pegawai non ASN bisa menerima BSU ini. "Pegawai pemerintah non PNS,
              sepanjang  dia  peserta  BPJAMSOSTEK  dan  memenuhi  syarat  maka  dia  termasuk  yang  bisa
              menerima program bantuan perintah ini," ujar Ida. (Antara).



















                                                           307
   303   304   305   306   307   308   309   310   311   312   313