Page 512 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 AGUSTUS 2021
P. 512

ini sebagai peresmian pelaksanaan Peraturan BP2MI Nomor 09 Tahun 2020 tentang Pembebasan
              Biaya Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).


              ERICK THOHIR: BUMN BERKOMITMEN DUKUNG PEKERJA MIGRAN INDONESIA

              Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan komitmennya untuk mendorong BUMN mendukung para
              pekerja migran Indonesia.

              Erick  Thohir  mengapresiasi  langkah  Badan  Pelindungan  Pekerja  Migran  Indonesia  (BP2MI)
              bekerjasama dengan Bank BNI untuk memberikan kemudahan kepada pekerja migran Indonesia
              melalui program pembebasan biaya bagi pekerja migran Indonesia mendapatkan fasilitas kredit
              usaha rakyat dan kredit tanpa agunan.

              "Pekerja migran itu adalah aset daripada kita semua. Oleh karena itu saya antusias sejak awal,
              saya  memastikan  seluruh  jajaran  di  Kementerian  BUMN  dan  tentu  perusahaan-perusahaan
              BUMN  untuk  bisa  menjadi  ekosistem  daripada  kerjasama  ini,"  ujar  Erick  saat  menghadiri
              peluncuran  program  pembebasan  biaya  bagi  pekerja  migran  Indonesia  melalui  Kredit  Usaha
              Rakyat dan Kredit Tanpa Agunan di Jakarta, Kamis (12/8/2021) malam.

              Menurut  Erick,  perusahaan-perusahaan  milik  negara  saat  ini  memberikan  dukungan  kepada
              pekerja migran Indonesia yang salah satunya terlihat pada fasilitas bagi kedatangan pekerja
              migran di Angkasa Pura melalui jalur khusus, sehingga pekerja migran Indonesia tidak lagi perlu
              menunggu. Kemudian ada juga fasilitas "lounge" khusus agar mereka tidak diperas oleh oknum-
              oknum tak bertanggung jawab.

              Menteri BUMN menambahkan bahwa Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan BUMN
              tugasnya  selalu  memberikan  dukungan  terhadap  banyak  kementerian  atau  lembaga  negara,
              karena pihaknya itu membangun ekosistemnya.

              "Dan tentu terus bergulir dengan ide-ide luar biasa yang juga hari ini sama, bagaimana pada
              saat pekerja migran Indonesia pergi dijaga, keluarganya ditinggal dijaga, dan InsyaAllah ada
              terobosan  lagi  ke  depan  bagaimana  juga  para  pekerja  migran  ke  depannya  juga  bisa
              mendapatkan kehidupan yang juga bagus setelah tidak jadi pekerja migran yaitu dengan sistem
              yang nanti akan kita diskusikan di kemudian hari," kata Erick Thohir.

              Sebelumnya  Kepala  Badan  Pelindungan  Pekerja  Migran  Indonesia  (BP2MI)  Benny  Rhamdani
              mengatakan bahwa BP2MI dan bank BNI pada Kamis malam (12/8) meluncurkan program Kredit
              Usaha Rakyat dan Kredit Tanpa Agunan yang regulasinya sedang dibahas secara serius.

              "Pinjaman  ini  diberikan  justru  di  awal  kepada  pekerja  migran  Indonesia,  beda  dengan  dulu
              diberikan di akhir. Jika diberikan di awal maka benar uang yang digunakan oleh pekerja migran
              Indonesia benar-benar untuk modal bekerja dan untuk membiaya semua tahapan serta proses
              sebelum mereka berangkat ke negara penempatan," kata Benny.

              Kepala BP2MI itu juga menambahkan dulu pekerja migran Indonesia dibebani bunga kredit 28,8
              persen, BNI memberlakukan hanya dengan bunga 11 persen. Artinya hal tersebut memangkas
              17 persen bunga yang selama ini menjadi ladang pesta pora para rentenir.

              Dulu pekerja migran Indonesia dan keluarganya menjadi jaminan atas uang pinjaman atau kredit
              tersebut, sekarang pekerja migran Indonesia atas pinjaman tersebut tidak lagi menjadi penjamin
              karena negara hadir melalui asuransi Jasindo, BUMN asuransi yang menjamin segala risiko atas
              pinjaman-pinjaman yang dilakukan oleh pekerja migran Indonesia.



                                                           511
   507   508   509   510   511   512   513   514   515   516   517